Tribun Wajo

Simpan Bahan Peledak di Perahu, Dua Nelayan Asal Bone Ditangkap Polairud Pos Wajo

Dua nelayan diamankan personel Polairud Pos Kabupaten Wajo, Kamis (18/6/2020).

Polairud Pos Wajo
Kapal nelayan yang diamankan Polairud Pos Wajo di Teluk Bone, Kamis (18/6/2020). 

TRIBUNWAJO.COM, PITUMPANUA - Dua nelayan diamankan personel Polairud Pos Kabupaten Wajo, Kamis (18/6/2020).

Keduanya diamankan di perairan laut kabupate di sebuah kapal nelayan tanpa nama.

Keduanya adalah nelayan asal Kabupaten Bone berinisial JS (32) dan AD (24).

Keduanya diamankan ketika personel Polairud Pos Wajo melakukan patroli rutin di Teluk Bone.

"Kedua pria yang merupakan ABK dari sebuah kapal tanpa nama diamankan karena pada saat pemeriksaan kapal personel menemukan sejumlah barang yang diduga bahan berbahaya yang akan dipergunakan untuk menangkap ikan," kata Kapos Polairud Pos Wajo, Bripka Muhammad Aspar.

Barang berbahaya yang dimaksud berupa 2 jerigen isi 5 liter diduga berisi bahan peledak,12 jergen isi 2 liter diduga bahan peledak, 13 botol bir diduga berisi bahan peledak, 12 batang sumbu api.

Keduanya pun telah diamankan dan dibawa ke Kantor Direktorat Polisi Air dan Udara Polda Sulsel untuk menjalani pemeriksaan.

"Kapalnya kami arahkan ke Pelabuhan Siwa dan selanjutnya kedua ABK kami kawal ke kantor Dit Polairud Polda Sulsel di Makassar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Pengamana perairan laut Kabupaten Wajo diapresiasi oleh Bupati Wajo, Amran Mahmud. Terlebih, kehadiran Polairud baru beberapa hari di Bumi Lamaddukelleng.

"Ini bisa memberikan bantuan akan keselamatan potensi sumber daya perikanan yang ada di sepanjang garis pantai yang kita miliki, sehingga pengelolaan sumber daya perikanan dan kelautan akan tetap lestari dan berkelanjutan," katanya.(*)

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved