15 Fakta Kucing Emas Asia, Hewan Langka Masih Keluarga Harimau yang Terjerat Perangkap Babi
Kucing emas Asia ini bernama latin Catopuma temminckii. Spesies ini masih satu famili dengan harimau, yakni Felidae.
Penulis: Nur Fajriani R | Editor: Anita Kusuma Wardana
TRIBUNTIMURWIKI.COM - Seekor kucing emas (Catopuma temminckii) terjerat di perkebunan milik warga di Nagari atau Desa Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) menjadi sorotan warganet.
Hewan langka yang juga dinamai golden cat atau fire cat itu tersangkut perangkap babi dan mengalami luka di kaki kiri bagian depan.
"Kucing langka itu terjerat perangkap babi milik warga, Selasa kemarin. Sekarang sudah dievakuasi," kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kota Bukitinggi Vera Chiko yang dihubungi Kompas.com, Rabu (17/6/2020).
Lantas seperti apa sebenarnya kucing emas Asia yang disebut sebagai hewan langka yang hampir punah itu?
Kucing emas Asia ini bernama latin Catopuma temminckii.
Spesies ini masih satu famili dengan harimau, yakni Felidae.
Sederet Fakta Seputar Hewan Langka, Kucing Emas Asia
Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini fakta-fakta seputar kucing emas Asia.
1. Kucing emas Asia dinamai Catopuma temminckii atau Pardofelis temminckii untuk menghormati ahli zoologi Belanda, Coenraad Jacob Temminck.
2. Coenraad Jacob Temminck adalah orang yang pertama kali menjelaskan kucing emas Afrika pada tahun 1827.
3. Kucing emas Asia sering disangka harimau karena memang masih satu keluarga, yakni sama-sama dari famili Felidae.
4. Memiliki panjang kepala-badan dari 66-105 cm, dengan ekor 40–57 cm, dan 56 cm di bahu.
5. Berat kucing emas ini berkisar 9–16 kg (20 sampai 35 lb), yaitu sekitar dua atau tiga kali ukuran kucing peliharaan.
6. Meski disebut kucing emas, tapi tidak semua jenis kucing ini berwarna emas.
7. Bulu hewan tersebut adalah seragam dalam warna, tetapi sangat bervariasi mulai dari merah ke coklat keemasan, coklat tua sampai kayu manis pucat, abu-abu sampai hitam.
8. Hewan ini juga ditandai dengan garis-garis putih dan hitam berada di pipi dan sampai ke atas kepala, sedangkan telinga berwarna hitam dengan abu-abu disekitar pusat.
9. Kucing emas Asia dapat memanjat pohon bila diperlukan untuk berburu burung, tikus besar, reptil, hingga rusa muda.
10. Kucing emas Asia hidup di Asia Tenggara, seperti Myanmar, Thailand, Laos, Vietnam, Malaysia, dan Indonesia.
11. Namun, hewan langka ini juga dhidup di Tibet, Nepal, India, Bangladesh, dan China Selatan.
12. Mereka lebih memilih habitat hutan diselingi dengan daerah berbatu, dan ditemukan di sulung kering, hutan hujan tropis yang hijau dan subtropis.
13. Pada tahun 2008, Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN) mengklasifikasikan kucing emas Asia sebagai Hampir terancam, menyatakan bahwa spesies mendekati kualifikasi sebagai Rentan karena tekanan perburuan dan hilangnya habitat.
14. Kucing emas biasanya diburu untuk diambil bulunya.
15. Kini, kucing emas Asia telah dijaga dan ditempatkan di sejumlah penangkaran di beberapa negara di Asia Tenggara, Australia, bahkan Eropa.
Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul Mengenal Kucing Emas Asia, Ini Sederet Fakta Seputar Hewan Langka yang Masih Keluarga Harimau
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kucing-emas-tertangkap-di-sumbar.jpg)