Tribun Wajo

Harga Pengadaan Handsanitizer Dinilai Tak Wajar, Kepala Inspektorat Wajo Bilang Begini

Pasalnya, handsanitizer ukuran 100 ml dibandrol ke sekolah-sekolah seharga Rp 100.000. Harga itu dinilai tidak wajar.

TRIBUN-TIMUR.COM/HARDIANSYAH
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo memberikan klarifikasi di DPRD Wajo perihal pengadaan handsanitizer ke sekolah-sekolah, Rabu (17/6/2020). 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Pengadaan handsanitizer di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo menuai sorotan.

Pasalnya, handsanitizer ukuran 100 ml dibandrol ke sekolah-sekolah seharga Rp 100.000. Harga itu dinilai tidak wajar.

Plt Kepala Inspektorat Daerah Kabupaten Wajo, Muhammad Arif telah menyampaikan ke Disdikbud Kabupaten Wajo untuk mengambil tindakan tegas terhadap distributor yang ditunjuk.

"Kami usulkan agar Dinas Pendidikan mengambil sikap dengan menghadirkan pihak distributor atau rekanan untuk membuat surat pernyataan, bahwa harganya memang segitu dan tidak ada markup," kata Muhammad Arif, di Kantor DPRD Kabupaten Wajo, Rabu (17/6/2020).

Lebih lanjut, pengadaan handsanitizer telah diatur oleh juknis dalam penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS).

"Menurut juknisnya, pengadaan handsanitizer dengan menggunakan dana BOS tidak melanggar aturan," ujarnya.

Apalagi memang ada perubahan aturan untuk penanganan Covid bisa digunakan untuk dibelanjakan handsanitizer, masker bagi siswa dan guru.

Namun hal tersebut harus disesuaikan dengan kebutuhan.

Namun dirinya mewanti-wanti pihak Disdikbud Kabupaten Wajo agar pengadaan handsanitizer atau penggunaan dana BOS dapat disesuaikan.

Terlebih lagi, selama pandemik aktivitas belajar mengajar dipindahkan di rumah.

"Apabila ada kesalahan prosedur dalam penggunaan dana BOS pada pengadaan handsanitizer, maka Inspektorat akan turun ke lapangan untuk melakukan investigasi," katanya.

Ribut-ribut soal pengadaan handsanitizer ke sekolah tingkat SD dan SMP di Kabupaten Wajo ketika Pelita Hukum Independen (PHI) menyampaikam aspirasi ke DPRD Wajo.

PHI mencium, ada kejanggalan dan ketidakberesan dalam proyek pengadaan handsanitizer selama pandemi Covid-19 di Kabupaten Wajo.

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved