Breaking News:

Banjir Jeneponto

TBM FK UMI Salurkan Bantuan kepada Korban Bencana Jeneponto

Fakultas Kedokteran UMI lewat Tim Bantuan Medisnya menerjunkan bantuan untuk korban bencana di Jeneponto

TBM FK UMI
Fakultas Kedokteran UMI lewat Tim Bantuan Medisnya menerjunkan bantuan untuk korban bencana di Jeneponto 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) terus menunjukan kepedulian mulai dari gerakan kemanusiaan terkait Covid-19, hingga yang terbaru bencana alam di Jeneponto.

Diketahui, beberapa titik banjir dan longsor menghantam Kabupaten Jeneponto sejak, Jumat (12/6/2020).

Fakultas Kedokteran UMI lewat Tim Bantuan Medisnya menerjunkan bantuan lewat Tim Bantuan Medis (TBM) FK UMI. Mereka bergerak cepat menyalurkan bantuan ini.

Wakil Dekan III FK UMI, dr Syamsu Rijal, mengakatan bantuan mereka diserahkan langsung kepada Dinas Sosial Jeneponto dan dan pihak Kecamatan.

"Tabe izin melapor kegiatan penyaluran donasi korban banjir Jeneponto kepada dinas sosial dan ibu Camat Rumbia di posko Dapur Umum korban banjir Desa Bontoloe Kecamatan Rumbia, Labupaten Jeneponto," ucap dr Ical, sapaan akrabnya, Minggu (14/6/2020).

Ia menyebutkan, bantuan TBM FK UMI berupa kebutuhan dasar bagi masyarakat. Disebutkan, dr Ical, ada sembilan jenis bantuan yang diserahkan.

"Beras, Popok bayi, Kecap, Bear brand, Pembalut, Ikan kaleng, Indomie, Gula,Teh celup, dan susu," papar dr Ical.

Dalam kesempatan itu, kata dr Ical, pihaknya juga menyempatkan diri memantau kondisi lapangan.

Didapatinya mulai dari jumlah korban 1 orang meninggal dan 3 orang masih dalam pencarian sedang luka ringan sudah ditangani oleh puskesmas terdekat.

"Jumlah kerusakan rumah ada 6 rusak berat akibat longsor. jumlah KK pengungsi sebamyak 365 KK. Mereka berada di rumah kepala dusun. Akses menuju lokasi sudah terbuka. Dan kebutuhan medis sudah tercover oleh puskesmas.

Kebutuhan saat ini adalah air bersih dan makanan siap saji," tutup dr Ical.

Sementara itu, Dewan Tinggi Organisasi (DTO) TBM FK UMI, Sultan Govinda mengungkapkan, ini adalah gerakan yang juga kepeduliam kepada sesama, terlebih yang sedang ditimpa musibah.

"Alhamdulillah kegiatan distribusi bantuan tadi berjalan lancar, saya berharap pandemi ini bukan menjadi alasan untuk tidak membantu sesama tetapi semakin menumbuhkan rasa  peduli kita kepada sesama dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," imbuhnya.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Alfian

Penulis: Alfian
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved