Penemuan Mayat
Mayat Mengapung di Sungai Sapanang Jeneponto Terseret Arus Sejauh 32 Kilometer
Warga Kecamatan Rumbia, Sul membenarkan kalau memang itu adalah warga Rumbia yang terseret arus.
Penulis: Muh Rakib | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, JENEPONTO - Korban longsor di Rumbia yang ditemukan di sungai Desa Sapanang, Kecamatan Binamu Jeneponto diduga terseret arus air yang mengalir deras bertepatan longsor pada Jumat 12 Juni lalu.
Warga Kecamatan Rumbia, Sul membenarkan kalau memang itu adalah warga Rumbia yang terseret arus.
"Ia terseret arus dari Rumbia sampai Sapanang diperkirakan sejauh 32 kilometer," ujar Sul ke TribunJeneponto, Minggu 14/6/2020.
Ia menambahkan kalau mayat yang ditemukan sudah diperiksa oleh keluarganya di RSUD Latopas.
"Saat ini sudah ada keluarga korban yang menuju rumah untuk memastikan apakah memang keluarganya atau bukan," tutur Sul.
Sebelumnya diberitakan pada saat proses evakuasi di sungai Desa Sapanang Jeneponto.
Nampak terlihat banyak orang berdatangan ke lokasi untuk melihat langsung mayat tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/proses-evakuasi-korban-tenggelame.jpg)