Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dua Bocah di Lutra Tewas Ditebas Parang

Desa Sumillin Luwu Utara Lokasi Pembunuhan 2 Bocah Belum Terjangku Jaringan Seluler

Salah seorang warga setempat, Misbahuddin, mengatakan, sampai saat ini belum ada jaringan seluler di kampungnya.

Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Imam Wahyudi
Ist
Suasana di lokasi pembunuhan dua bocah perempuan di Desa Sumillin, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Minggu (14/6/2020) 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Sumillin merupakan salah satu desa dari 19 desa/kelurahan yang masuk dalam wilayah Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Desa ini duhuni sekitar 100 kepala keluarga (KK).

Sampai saat ini, Sumillin masih tergolong desa tertinggal.

Bayangkan saja, belum ada jaringan seluler masuk di desa ini.

Padahal desa di Bukit Tallang hanya berjarak 10 kilometer dari pusat Masamba, ibu kota Luwu Utara.

Salah seorang warga setempat, Misbahuddin, mengatakan, sampai saat ini belum ada jaringan seluler di kampungnya.

Ia sangat berharap suatu saat nanti jaringan seluler masuk di desanya.

"Agar kami bisa leluasa melakukan komunikasi lewat seluler jika sedang di kampung," ucapnya.

Pagi tadi, warga Desa Sumillin digegerkan dengan aksi pembunuhan yang dilakukan Ahmad Basri (30), Minggu (14/6/2020).

Pria yang diketahui mengalami gangguan jiwa ini menebas dua bocah perempuan dengan parang hingga tewas.

Tak sampai disitu, ia juga memarangi seorang lelaki yang kini dirawat di Rumah Sakit Hikmah (RS) Masamba.

Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, AKP Syamsul Rijal menyebut, pelaku dan korban masih keluarga dekat.

Korban IC merupakan keponakan langsung pelaku.

Dimana bapak IC saudara kandung dari pelaku Ahmad Basri.

Begitupun dengan korban SN yang merupakan anak dari mantan Kepala Desa Sumillin Irdan.

Irdan dan pelaku masih memiliki hubungan keluarga.

Begitupula dengan korban Jumurdin alias Ramlan.

Juga memiliki hubungan keluarga dengan pelaku yakni kakak sepupu.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved