DPRD Sinjai

Warga Safaere Desa Puncak Mengadu ke DPRD Sinjai

Warga mendatangi DPRD Sinjai untuk mengadukan area permukiman mereka yang terkena bencana alam banjir bandang dari sungai.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Imam Wahyudi
Samba/tribunsinjai.com
Warga Desa Puncak datangi gedung DPRD Sinjai adukan dampak bencana banjir bandang, Kamis (11/6/2020) 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI SELATAN - Warga Desa Puncak, Kecamatan Sinjai Selatan Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan mendatangi gedung DPRD Sinjai, Kamis (11/6/2020).

Warga mendatangi DPRD Sinjai untuk mengadukan area permukiman mereka yang terkena bencana alam banjir bandang dari sungai.

" Kedatangan kami untuk mengadukan permukiman kami yang terdampak air banjir bandang," kata Juru Bicara Warga Safaere Puncak, Amuruddin saat menyampaikan aspirasi ke dewan.

Di desa tersebut, setiap tahunnya terkikis air banjir bandang dari aliran Sungai Puncak.

Dua pekan lalu, bagian dapur rumah warga dan pondasi badan masjid terkikis air banjir bandang.

" Jika tidak diatasi dan dibangun pondasi penahan banjir ke permukiman warga maka permukiman dan masjid akan hilang," jelas Amiruddin.

Selain mengadu ke DPRD Sinjai, Amiruddin bersama tokoh masyarakat Desa Puncak lainnya mendatangi kantor BPBD Sinjai.

Mereka diterima Kepala Dinas BPBD Sinjai Budiaman. Dan Ketua DPRD Sinjai Lukman Arsal.

Dia menjanjikan dalam waktu dekat ini akan memanggil pihak Pemkab Sinjai untuk segera membicarakan penanganan dampak bencana alam tersebut.

" Dalam waktu dekat ini kami akan memanggil pihak Pemkab Sinjai yang membidangi bencana di tempat ini dan juga menghadirkan warga," kata Lukman Arsal.

Selain Desa Puncak yang terdampak bencana alam juga jalan poros Sinjai-Malino tepatnya di Kompang dan Gantarang mengalami longsor.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved