Kalla Toyota

Kalla Toyota Edukasi Peluang Bisnis di Customer Fleet Gathering Online

Kalla Toyota menghadirkan Direktur PT Astra Internasional, Suparno Djasmin dan Jahja B Soenarjo yang merupakan konsultan dan praktisi bisnis.

Kalla Toyota
Kalla Toyota sukses menggelar Fleet Customer Gathering Online L, Selasa (9/6/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kalla Toyota menggelar Customer Fleet Gathering Online, Selasa (9/6/2020).

Perhelatan yang digelar secara live streaming ini, dihadiri sekitar 150 mitra fleet Kalla Toyota yang tersebar di wilayah Sulsel, Sulbar, Sulteng, dan Sultra.

Mengangkat tema “Attack or Defend”, Kalla Toyota menghadirkan Direktur PT Astra Internasional, Suparno Djasmin dan Jahja B Soenarjo yang merupakan konsultan dan praktisi bisnis di Indonesia.

Fleet Customer Gathering Online kali ini memberikan apresiasi lebih dan sebagai ajang silaturahmi kepada seluruh pelanggan loyal Kalla Toyota.

“Tanpa mengurangi rasa kedekatan kami dengan customer fleet, kita bertemu melalui gathering online ini. Banyak yang akan kita dapatkan melalui talkshow kali ini. Sekali lagi saya ucapkan selamat datang,” ungkap Chief Operation Officer Kalla Toyota, Robby Wijaya dalam sambutannya.

Berada di tengah pandemi seperti ini bukanlah hal yang mudah, pengusaha harus mampu menentukan tindakan apa yang harus diambil.

Pengusaha akan dihadapkan pada pilihan apakah lebih aktif bergerak, atau bertahan menunggu peluang.

Oleh karenanya, di gelaran Fleet Customer Gathering Online kali ini, Kalla Toyota menghadirkan narasumber yang terbukti telah ahli di bidangnya.

Kedua narasumber memandu sharing session dengan menjawab pertanyaan yang telah diajukan oleh mitra fleet Kalla Toyota.

Direktur PT Astra Internasional, Suparno Djasmin memberikan pemaparan bahwa pandemi ini memberikan dampak yang cukup besar dalam perekonomian Indonesia.

Perlambatan ekonomi terjadi di berbagai sektor ekonomi, harapannya Juni ini, sektor ekonomi bisa kembali bergerak namun tetap disiplin dengan protokol kesehatan yang berlaku.

“Kita melihat terjadinya perubahan gaya hidup sehingga kita banyak menggunakan teknologi guna mendukung aktivitas kita. Salah satunya dengan sistem online. Awareness masyarakat terhadap sistem online ini cukup membantu sehingga ekonomi masih bisa bergerak,” katanya. (*)

Laporan Wartawan tribun-timur.com, @Fahrizal_syam

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved