Berikut Syarat dan Cara Beli Rumah Subsidi Lewat BPJS Ketenagakerjaan, Bunga 5 Persen Flat per Tahun

Berikut syarat dan cara beli rumah subsidi lewat BPJS Ketenagakerjaan, Bunga 5 Persen Flat per Tahun!

Kementerian PUPR
Ilustrasi Rumah Subsidi 

TRIBUN-TIMUR.COM - Berikut syarat dan cara beli rumah subsidi lewat BPJS Ketenagakerjaan, Bunga 5 Persen Flat per Tahun!

Pemerintah lewat BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek memiliki program bernama Manfaat Layanan Tambahan (MLT) untuk peserta program Jaminan Hari Tua ( JHT) untuk memudahkan kepemilikan rumah bagi peserta pekerja.

Deputi Direktur Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan, Irvansyah Utoh Banja, mengatakan program ini bisa memberikan kemudahan bagi pekerja yang jadi peserta untuk memiliki rumah.

"Bagi pekerja yang telah terdaftar menjadi peserta BP Jamsostek selama 1 tahun dan belum memiliki rumah, dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan perumahan pekerja tanpa penambahan iuran," terang Utoh kepada Kompas.com, Selasa (9/6/2020)

KPR yang diberikan merupakan subsidi, sehingga bunga ditetapkan hanya sebesar 5 persen flat per tahun. Jangka waktu KPR bisa sampai 20 tahun.

Dikutip dari laman resmi Bank BTN yang menjadi bank mitra MLT BPJS Ketenagakerjaan, berikut prosedur dan syarat pengajuan KPR subsidi lewat BPJS Ketenagakerjaan:

  1. WNI berusia 21 tahun atau telah menikah
  2. Usia pemohon tidak melebihi 65 tahun pada saat kredit jatuh tempo.
  3. Pemohon maupun pasangan (suami/isteri) tidak memiliki rumah dan belum pernah menerima subsidi pemerintah untuk pemilikan rumah.
  4. Gaji/penghasilan pokok tidak melebihi Rp 4 juta untuk Rumah Sejahtera Tapak, dan Rp 7 juta untuk Rumah Sejahtera Susun
  5. Memiliki e-KTP dan terdaftar di Dukcapil
  6. Memiliki NPWP dan SPT Tahunan PPh orang pribadi sesuai perundang-undangan yang berlaku
  7. Pengembang wajib terdaftar di Kementerian PUPR
  8. Spesifikasi rumah sesuai dengan peraturan pemerintah
  9. Minimal 1 tahun terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan
  10. Tertib administrasi & kepesertaan serta iuran aktif
  11. Mendapat rekomendasi dari BPJS Ketenagakerjaan

Kelengkapan dokumen pengajuan MLT:

  1. Formulir pengajuan kredit dilengkapi pasfoto terbaru pemohon & pasangan
  2. FC e-KTP/kartu identitas
  3. FC kartu keluarga
  4. FC surat nikah/cerai
  5. Slip gaji terakhir/Surat Keterangan Penghasilan
  6. Fotocopy SK pengangkatan pegawai tetap/surat keterangan kerja (apabila pemohon bekerja di instansi)
  7. Rek. Koran 3 bulan terakhir
  8. FC NPWP/SPT PPh 21
  9. Surat pernyataan penghasilan yang ditandatangani pemohon di atas meterai dan diketahui oleh pimpinan instansi tempat bekerja
  10. Surat pernyataan tidak memiliki rumah yang diketahui instansi tempat bekerja/lurah tempat KTP diterbitkan
  11. Surat Keterangan domisili dari kelurahan setempat apabila tidak bertempat tinggal sesuai KTP
  12. Form permohonan MLT
  13. Surat pernyataan ML
  14. Surat keterangan tidak memiliki rumah

Cara mendaftar KPR Subsidi BPJS Ketenagakerjaan ke Bank BTN:

  1. Lengkapi seluruh berkas permohonan Manfaat Layanan Tambahan dan serahkan kepada petugas loan service yang ada pada kantor cabang
  2. Kelengkapan dokumen akan dikirim ke Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan untuk melakukan verifikasi kepesertaan
  3. Apabila telah mendapatkan verifikasi dan persetujuan kredit, segera persiapkan biaya pra realisasi kredit pada rekening tabungan pemohon
  4. Penandatanganan perjanjian Manfaat Layanan Tambahan (MLT)
  5. Menerima pencairan MLT

Sementara itu, dikutip dari laman resmi BPJS Ketenagakerjaan, berikut syarat mengajukan MLT:

  1. Telah terdaftar aktif minimal selama 1 tahun
  2. Perusahaan tempat bekerja tertib administrasi dan iuran serta tidak berstatus Perusahaan Daftar Sebagian (PDS) upah maupun tenaga kerja
  3. Belum memiliki rumah sendiri
  4. Untuk renovasi rumah, dana yang dipergunakan hanya boleh untuk renovasi rumah atas nama pekerja itu sendiri
  5. Peserta yang mengajukan pinjaman telah lolos verifikasi kredit dari Bank penyalur yang bekerja sama

Bagi masyarakat yang tertarik dan merasa telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan, berikut pengajuan KPR subsidi lewat BPJS Ketenagakerjaan:

  1. Peserta mengajukan fasilitas KPR, PUMP atau PRP ke bank kerjasama (saat ini masih BTN), dengan menyertakan copy bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
  2. Bank kerjasama akan melakukan verifikasi dan BI checking. Pastikan Anda tidak masuk ke dalam blacklist BI agar permohonan kredit bisa disetujui.
  3. Setelah melewati verifikasi awal, bank kerjasama akan melanjutkan permohonan kredit tersebut ke Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan untuk dilakukan verifikasi kepesertaan.
  4. Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan akan mengirim formulir persetujuan kepada bank kerjasama untuk kemudian diproses/ditolak, sesuai dengan hasil verifikasi kepesertaan yang akan dikonfirmasikan oleh bank kerja sama kepada peserta yang mengajukan kredit.
Halaman
12
Editor: Sakinah Sudin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved