PSM Makassar
Mengenal Prince Patrick Kallon, Calon Bintang Muda PSM
Akademi PSM Makassar memiliki seorang pemain yang diprediksi kelak akan menjadi wonderkid di persepakbolaan Indonesia.
Penulis: Fahrizal Syam | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Akademi PSM Makassar memiliki seorang pemain yang diprediksi kelak akan menjadi wonderkid di persepakbolaan Indonesia.
Dia adalah Prince Patrick Kallon, pemain berposisi winger yang saat ini menimba ilmu sepakbola di Akademi PSM Makassar.
Prince Patrick Kallon adalah putra kandung dari gelandang asing yang pernah memperkuat PSM di tahun 1996-1997, Musa Kallon.
Ia juga keponakan mantan pemain Inter Milan tahun 2001-2004, Mohamed Kallon.
Patrick Kallon menjadi warga negara Indonesia karena ayahnya menikah dengan wanita Indonesia, dn kini menetap di Bali.
Awal karir sepak bola Patrick dimulai di akademi sepak bola milik ayahnya di Bali saat masih berusia 12 tahun.
Sempat berhenti dua tahun, karena ayahnya pulang kampung ke Afrika, Patrick kembali bergabung ke SSB di tahun 2012.
Prince Patrick Kallon awalnya dapat bergabung dengan Akademi PSM Makassar, setelah aksinya menarik perhatian pelatih PSM sebelumnya, Robert Rene Alberts.
Patrick kala itu bermain di Piala Menpora U-16 seri nasional di Bali.
Patrick yang bermain untuk Provinsi Bali bertemu dengan Provinsi Sulawesi Barat yang diwakili Akademi PSM.
Pertandingan itu dipantau langsung oleh Coach Robert Renale Alberts, dan akhirnya mengundang langsung ke Makassar untuk ujioba dengan PSM U-19.
Performa impresifnya membuat manajemen langsung merekrut Patrick untuk jadi bagian Ramang Muda.
Kemampuan Patrick bahkan sempat menarik minat klub kuat Jepang, Kashima Antlers, namun usianya yang masih terlalu muda menjadi penghalang Ia bermain untuk juara Liga Jepang itu.
"Jika ada kesempatan bermain di luar negeri, saya ingin bermain di Liga Jepang bersama Kashima Antlers, karena di 2017 sempat trial di sana, namun masih terlalu muda, jadi tak bisa gabung," kata Patrick baru-baru ini.
Tahun ini merupakan tahun ketiga patrick bersama Akademi PSM, dan Ia menargetkan tahun depan dapat menembus tim senior.
Di Elite Pro Academy (EPU) U-18 yang diikuti Patrick bersama Akademi PSM, Ia telah mencetak tujuh gol dalam 18 kali penampilannya. (*)
Laporan Wartawan tribun-timur.com, @Fahrizal_syam