Breaking News:

Banjir Luwu

Bupati Luwu Gandeng Unhas Tangani Banjir

Basmin mengaku, dirinya sengaja melibatkan orang profesional dan akademis agar hasilnya maksimal.

chalik/tribunlutra.com
Bupati Luwu, Basmin Mattayang (kedua kanan), memantau langsung bencana banjir yang terjadi di empat kecamatan, Sabtu (6/6/2020) 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu akan melakukan kajian ekologi pasca banjir di empat kecamatan.

Bupati Luwu Basmin Mattayang menuturkan, pihaknya telah menunjuk Bachrianto Bahtiar dan Unhas Makassar melakukan kajian.

"Pak Bachrianto ini juga seorang mantan akademisi Unhas, tentu ilmu
yang dimiliki sangat mendukung untuk melakukan kajian pasca banjir," ucap Basmin via rilis, Senin (8/6/2020).

Basmin mengaku, dirinya sengaja melibatkan orang profesional dan akademis agar hasilnya maksimal.

"Karena akan kita jadikan dasar mengambil tindakan berikutnya," katanya.

Bachrianto yang dikonfirmasi terkait hal ini membenarkan.

"Iya. Pak bupati juga sudah menandatangani MoU dengan Unhas tahun lalu. Ditidaklanjut dengan permintaan bupati untuk Unhas melakukan kajian komprehensif tentang banjir yang rutin terjadi setiap musim hujan," katanya.

"Saat ini tim sudah di lapangan melakukan pengambilan data. Kajiannya akan berlangsung selama empat bulan," terang dia.

Diketahui, pada Sabtu (6/6/2020) kemarin, banjir hebat menerjang empat kecamatan di Luwu.

Kecamatan Suli, Suli Barat, Larompong, dan Larompong Selatan.

Akibat bencana itu 3.434 rumah terendam dan kerugian ditaksir Rp 10 miliar.

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved