Tribun Mamasa

Umat Kristiani di Mamasa Mulai Ibadah di Gereja, Tetap Lakukan Protokol Kesehatan

Wabah Covid-19 memaksa sejumlah aktivitas perkantoran dan proses belajar mengajar dilakukan di rumah, termasuk beribadah.

TRIBUN-TIMUR.COM/SEMUEL
Suasana ibadah jemaat Bukit Zaitun Limbonglopi, Minggu (7/6/2020). 

TRIBUNMAMASA.COM, TAWALIAN - Wabah Covid-19 memaksa sejumlah aktivitas perkantoran dan proses belajar mengajar dilakukan di rumah, termasuk beribadah.

Sejak kurang lebih tiga bulan, umat kristiani di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat melakukan ibadah di rumah masing-masing.

Setelah ada pelonggaran aktivitas menjelang new normal, sejumlah jemaat mulai melakukan ibadah di gereja.

Salah satu yang terpantau yakni Gereja Toraja Mamasa (GTM) jemaat Bukit Zaitun Limbong Lopi, di Kelurahan Tawalian, Kecamatan Tawalian.

Agar bisa beribadah, jemaat melakukan ibadah yang dibagi dua kelompok, yakni kelompok pertama dimulai pada pukul 08.00 Wita dan kelompok kedua 10.00 Wita.

Dari pantauan Tribunmamasa.com, Minggu (7/6/2020), setiap warga jemaat yang hendak masuk di dalam gereja, terlebih dahulu mencuci tangan.

Setelah mencuci tangan,  jemaat diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Tawalian.

Setiap jemaat juga diwajibkan mengatur jarak maksimal dua orang duduk di atas bangku dengan menggunakan masker.

Ketua Majelis Jemaat, Pelipus menuturkan kebijakan itu ia lakukan atas keputusan bersama badan pekerja majelis.

"Ini hasil keputusan badan pekerja majelis, agar kita bisa beribadah di gereja, diwajibkan mengikuti protokol kesehatan," ungkapnya.(*)

Laporan Wartawan Tribunmamasa.com, @sammy_rexta

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp

Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved