Update Corona Mamasa

Warga Makassar Kerja di Mamasa Dinyatakan Reaktif Rapid Test

Dari hasil rapid test, 1 orang warga asal Makassar, Sulawesi Selatan yang bertugas di salah satu instansi vertikal di Mamasa

TRIBUN TIMUR/SEMUEL
Ketua TRC Dinas Kesehatan Mamasa, Amos Pampabone 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Tim Reaksi Cepat (TRC) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat kemabali melakukan rapid test, Jumat (5/6/2020) siang tadi.

Dari hasil rapid test, 1 orang warga asal Makassar, Sulawesi Selatan yang bertugas di salah satu instansi vertikal di Mamasa, dinyatakan reaktif atau positif.

Warga inisial DC berusia 57 tahun ini dikabarkan baru saja tiba di Mamasa dua hari lalu.

Setelah dinyatakan reaktif rapid test disarankan untuk kembali ke Makassar.

Hal itu diungkapkan Ketua TRC Mamasa Amos Pampabone saat dikonfirmasi di Posko TRC, Jumat malam tadi.

Dia menjelaskan, oknum pegawai yang ditugaskan di Mamasa kurang lebih setahun ini dinyatakan reaktif.

"Untuk pemeriksaan swab, kami sarankan untuk kembali ke Makassar.

Dan tadi sore itu kami sudah antar ke Polewali," ungkap Amos Pampabone malam tadi.

Terhadap rekan kerja yang kemungkinn ada kontak erat kata Amos, dalam tujuh hari ke depan akan dilakukan pemeriksaan rapid test.

Ia menambahkan, sejak 1 juni lalu, TRC Mamasa telah menghabiskan sebanyak 1.413 buah rapid test.

Dari jumlah itu, terdapat delapan orang yang terjaring reaktif rapid test, yakni enam orang pedgang keliling asal Polewali Mandar, satu orang karyawan swasta warga Polman yang bekerja di Pinrang dan yang terakhir oknum PNS asal Makassar.

"Jadi hingga saat ini sudah ada delapan orang warga yang terjaring dan dinyatakan reaktif," tambahnya.

Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved