Properti

8 Dampak Pandemi Covid-19 di Sektor Properti

Ketua REI Sulsel M Sadiq memaparkan delapan dampak pandemi Covid-19 di sektor properti.

REI Sulsel
DPD REI Sulsel, diskusi online yang dipandu Country Manager Rumah.com Marine Novita menghadirkan Kepala Kantor Wilayah V BTN Sulsel, Edward Alimin Sjarief, Rabu (3/6/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Sulawesi Selatan (Sulsel), M Sadiq memaparkan delapan dampak pandemi Covid-19 di sektor properti.

Hal ini disampaikan melalui diskusi online bersama Rumah.com, Rabu (3/6/2020).

Selain Pengurus DPD REI Sulsel, diskusi online yang dipandu Country Manager Rumah.com Marine Novita ini turut menghadirkan Kepala Kantor Wilayah V BTN Sulsel, Edward Alimin Sjarief.

M Sadiq mengatakan, salah satu dampak pandemi Covid-19 di sektor properti, khususnya REI Sulsel ialah fokus masyarakat.

Dalam kondisi seperti ini, masyarakat lebih fokus ke sektor ekonomi pangan dibandingkan membeli rumah.

"Bank juga menjadi lebih selektif dan lebih lama dalam hal putusan dan proses KPR. Hal ini tentunya menghambat penjualan kami," katanya.

Selanjutnya, pengajuan kredit dibatasi serta pencairan konstruksi yang sudah ada semakin selektif.

"Kekhawatiran perbankan terhadap penambahan kredit bermasalah juga menjadi salah satu dampak pandemi yang dialami sektor properti," ujarnya.

Padahal, menurutnya tidak semua perbankan memahami bagaimana kondisi sebenarnya di lapangan.

"Banyak yang tidak tahu, kalau proyek dan pembangunan tetap berjalan di tengah pandemi. Mengingat komitmen pengembang terhadap buruh harian yang butuh pekerjaan demi menghidupi keluarganya," bebernya.

Halaman
12
Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved