Pasar Barandasi

Pedagang Pasar Barandasi Maros Ancam Tempuh Jalur Hukum

Rapat digelar di ruang rapat Paripurna DPRD Maros, dipimpin oleh anggota Komisi II DPRD Maros, Amri Yusuf.

TRIBUN TIMUR/IKHSAN
RDP Pedagang Pasar Barangdasi, yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Maros, Rabu (3/6/2020). 

TRIBUNMAROS.COM, TURIKALE - Rapat Dengar Pendarat (RDP) tahap kedua tentang pembahasan sengketa lima los pasar Barandasi di kecamatan Lau, kabupaten Maros tak kunjung dapatkan titik temu.

Rapat digelar di ruang rapat Paripurna DPRD Maros, dipimpin oleh anggota Komisi II DPRD Maros, Amri Yusuf.

Ia mengatakan, dari 94 los yang ada, hanya 5 yang dipermasalahkan.

"Dari 94 los, hanya ada 5 yang bermasalah, karena pasar sempat dibongkar, sehingga tempat pedagang diatur ulang, dan ada 10 pedagang yang berebut," ujar Amri Yusuf, Rabu (3/6/2020).

Oleh karena itu Amri Yusuf memberi waktu hingga Sabtu nanti, agar untuk menyelesaikan secara musyawarah.

"Karena tadi tidak kunjung ada kata sepakat, oleh karena itu kami menyarankan 10 orang ini bicara baik - baik dulu, secara musyawarah mufakat," jelasnya

Tapi jika Sabtu nanti pedagang tidak kunjung sepakat, maka pedagang harus mengikuti peraturan yang ada.

"Jadi kita beri waktu untuk bertemu, yang difasilitasi oleh Kepala pasar, jika masih tidak ada titik temu, maka harus kembali ke Peraturan Bupati, tempat sesuai penomoran, dan jika ada yang keberatan silahkan menggugat saja," ungkapnya

Salah satu pedagang Pasar Barangdasi, Fitri mengaku tidak puas atas hasil rapat tadi, pasalnya keinginan mereka belum diakomodir dengan baik.

"Sebenarnya kami mau hari ini sudah ada titik temunya, tapi diluar dugaan sampai rapat selesai tidak ada kejelasan, bahkan kami diberi waktu sampai Sabtu untuk melalukan musyawarah mencari titik temu," katanya.

Ia pun menegaskan akan menempuh jalur hukum jika pihaknya belum mendapat juga kejelasan.

"Saya maunya sih tetap kembali ke tempat masing - masing, tapi jika tidak ada kejelasan, kami akan lanjut sampai ranah hukum," tutupnya

Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved