Tribun Wajo
Bawang Merah Kian Mahal di Wajo, Bahan Pangan Lainnya Malah Turun Harga
Sebelum lebaran saja, pembeli sudah mulai menjerit lantaran harganya melambung lebih 50% dari Rp 30.000 per kilo menjadi Rp 50.000 per kilo.
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Sudirman
TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Harga bawang merah masih mahal disejumlah pasar di Kabupaten Wajo.
Sebelum lebaran saja, pembeli sudah mulai menjerit lantaran harganya melambung lebih 50% dari Rp 30.000 per kilo menjadi Rp 50.000 per kilo. Kini, harga bawang merah melonjak lagi.
Dinas Perindustrian, Perdagangan, Kooperasi, UKM Kabupaten Wajo mencatat kini harga bawang merah dibanderol sekitar Rp 60.000 per kilo.
"Untuk harga pangan saat ini semua sudah mulai stabil, kecuali bawang merah harganya belum turun," kata Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop UKM Kabupaten Wajo, Andi Sahar, Rabu (3/6/2020).
Menurutnya, hal itu dipicu lantaran minimnya stok yang datang ke pedagang.
Minimnya stok itu dipicu gagal panennya sejumlah petani yang memasok bawang merah ke para pedagang.
"Stok bawang merah kurang diakibatkan karena curah hujan yang tinggi sehingga banyak petani yang gagal panen," tambah Andi Sahar.
Beberapa bahan pangan yang ada dipasaran yang mengalami penurunan harga yakni gula pasir kini Rp 15.500 per liter dari sebelumnya Rp 16.500 per liter.
Cabai merah besar Rp 5.000 per kilo dari sebelumnya Rp 7.000 per kilo, cabai merah keriting Rp 10.000 per kilo dari sebelumnya Rp 15.000 per kilo, cabai rawit Rp 7.000 per kilo dari sebelumnya Rp 15.000 per kilo, dan tomat Rp 4.000 per kilo dari sebelumnya Rp 5.000.
Sementara, harga bawang putih tetap stagnan Rp 28.000 per kilo.
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/aktivitas-jual-beli-di-pasar-tempe-sengkang-kabupaten-wajo.jpg)