Forum Dosen Tribun Timur

Prof Idrus Paturusi Ingatkan Pemerintah Waspada Gelombang Kedua di New Normal

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Prof Idrus Paturusi meningkatkan pemerintah waspada gelombang kedua di new normal.

TRIBUN TIMUR.COM/RUDI SALAM
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Prof Idrus Paturusi 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Prof Idrus Paturusi meningkatkan pemerintah waspada gelombang kedua di new normal.

Hal tersebut disampaikannya dalam Dialog Virtual Forum Dosen Tribun Timur Forum Dosen #4 dengan tema 'Demi Pancasila, Covid-19: Virus, bisnis, atau konspirasi?' pada Senin (1/6/2020).

"Ini berulang-ulang saya mengatakan, jangan sampai new normal dan kemudian timbul atau muncul yang kita kenal sebagai second wave, gelombang kedua," tegas Prof Idrus.

Dia mengatakan bahwa tidak ada jaminan masyarakat yang setelah mudik angka reproduksi (R) di bawah satu.

"Sekarang kita lihat kurvanya sudah landai, katakan lah di bawah satu.  Tetapi setelah orang mudik pulang, apakah kita bisa jamin bahwa R-nya (angka reproduksi) tetap di bawah 1," katanya.

Mantan rektor Unhas itu mencontohkan bahwa di Makassar, selepas Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), masyarakat langsung gembira dan keluar rumah tanpa pakai masker.

"Coba lihat aja, begitu kita lepas PSBB, masyarakat itu euforia. Mereka pikir setelah dua bulan terkurung di rumah, langsung bebas merdeka, langsung tumpah di pantai Losari tanpa pakai masker," katanya.

Sehingga menurutnya, pemerintah harus hati-hati dalam mengambil kebijakan pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Jadi kita harus hati-hati kalau misal ada kebijakan, kebijakan yang mengatakan ya situasi pasca PSBB," kata Prof Idrus.

Dia pun meminta pemerintah dalam membuat suatu kebijakan, bisa melibatkan pakar.

Halaman
12
Penulis: Rudi Salam
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved