Musda Golkar Sulsel

Hoist Sebut Musda Golkar Sulsel Dibahas di Kantor DPP, Irwan Muin: Itu Tidak Benar

Hoist digantikan oleh Koordinator Bidang (Korbid) Politik Hukum dan HAM DPD I Golkar Sulsel Syamsul Alam Mallarangeng.

TRIBUN TIMUR/ABD AZIS
Mantan Ketua DPD II Golkar Kabupaten Gowa Hoist Bachtiar 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mantan Pelaksana tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Gowa Hoist Bachtiar angkat bicara setelah digantikan sebagai pucuk pimpinan partai berlambang pohon beringin.

Hoist digantikan oleh Koordinator Bidang (Korbid) Politik Hukum dan HAM DPD I Golkar Sulsel Syamsul Alam Mallarangeng.

Mantan anggota DPRD Sulsel tiga periode itu menyatakan bahwa dalam rapat Bappilu DPP Partai Golkar di Jakarta pada Minggu (1/3) juga ikut dibahas Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulsel.

Hanya saja, kata Hoist agenda musda Golkar Sulsel tidak dibahas bersama DPP, tapi setelah pertemuan tersebut.

Dalam rilis diterima Tribun Timur Makassar via pesan WhatsApp, Senin (1/6), Hoist menduga Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Nurdin Halid mengajak ketua DPD II Golkar yang akan berpilkada di Sulsel.

Mereka lanjut Hoist diarahkan ke ruangan di Kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat.

"Jika ada yang mengatakan kami bohong (NH sodorkan Kadir Halid) itu sangat salah. Kami tegaskan tidak ada yang bohong. Ada formulir surat dukungan diberikan ke kami," katanya via rilis, Senin (1/6/2020).

"Yang saya ingat kalau tidak salah, kita (Ketua DPD II) diarahkan satu persatu masuk ruangan bertemu pak NH (Nurdin Halid). Ada dua agenda disitu, soal siapa yang akan diusung di Pilkada dan di musda Golkar," Hoist Bachtiar menambahkan.

Terkait musda, formulir dukungan rupanya bukan hanya kepada Kadir Halid. NH juga diduga menyiapkan formulir dukungan kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Hamka B Kady.

"Ada dua surat dukungan. Satu untuk Kadir Halid dan satunya lagi adalah Pak Hamka B Kady. Sekali kami tidak bohong dan ada surat diberikan untuk diminta tandatangani. Jadi siapa yang bohong sebenarnya," tegas Hoist.

Halaman
12
Penulis: Abdul Azis
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved