Breaking News:

New Normal

Dinas Pendidikan Sinjai Siapkan Skenario New Normal Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai Andi Jefrianto Asapa menyampaikan bahwa saat ini belum ada

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Imam Wahyudi
samba/tribun
Guru SDN 45 Puncak, Sinjai Selatan sedang menyambut muridnya, saat difoto sebelum pandemi corona lalu 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan mulai mempersipkan proses kegiatan belajar mengajar new normal.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai Andi Jefrianto Asapa menyampaikan bahwa saat ini belum ada kejelasan waktu masuk sekolah.

" Sebelumnya memang ada dari Kemendikbud bahwa waktu normal masuk sekolah Juni ini. Tapi setelah kita rapat bersama kepala dinas pendidikan se Indonesia dengan Kemendikbud dan hasilnya belum dapat dilaksanakan masuk sekolah," kata Jefrianto saat dihubungi TribunSinjai.Com, Minggu (31/5/2020).

Dijelaskan bahwa Kemendikbud belum membuka waktu masuk sekolah saat ini karena belum ada pemberitahuan resmi dari Tim Gugus Tugas Covid1-19 Pusat tentang akan berakhirnya pandemi corona.

Tentu, kata Jefrianto pemerintah tidak mau melihat anak-anak Indonesia terpapar dengan virus corona jika waktu masuk sekolah dibuka saat ini.

Karena itu, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai sedang menyusun skenario tetap akan menyelenggarakan sekolah daring.

" Jika belum normal, maka pertama kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan dengan cara online. Dan atau guru kunjungi rumah-rumah murid atau siswa," kata Jefrianto.

Diperjelas, bahwa para guru yang akan mengunjungi rumah murid atau siswa, khusus bagi wilayah di Sinjai yang tidak memiliki jaringan seluler 3G dan 4G.

Sebab di Sinjai masih banyak daerah yang belum terjangkau jaringan 3G dan 4G secera merata. Atas kondisi itu tentu sangat terlambat pembelajaran murid dan siswa jika guru tak menjangkau murid dan siswanya.

Diungkap bahwa pandemi corona di Kabupaten Sinjai sampai saat ini belum tertangani dengan baik.

Kini terdapat 21 orang positif corona. Dan terdapat 115 orang yang masuk dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). Jumlah itu telah dilakukan uji swab, sisa menunggu hasilnya.

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved