Yayasan GBI Tegur Pemkot Makassar Lewat Baliho

Baliho itupun dilengkapi kalimat ajakan " Jaga jarak, jaga sesama, jaga Makassar."

handover
Baliho Ketua Dewan Pembina Yayasan Gerakan Bersama Indonesia (GBI) Andi Yuslim Patawari berdiri di Jl H Bau, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Jumat (29/5/2020 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Baliho Ketua Dewan Pembina Yayasan Gerakan Bersama Indonesia (GBI) Andi Yuslim Patawari berdiri di Jl H Bau, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Jumat (29/5/2020).

Baliho berisi ajakan untuk memerangi Cavid-19 itu terpasang di tengah Pemerintah Kota Makassar melonggarkan kebijakan menghadapi penyebaran virus mematikan tersebut.

Dalam baliho itu, Ketua DPP Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) 2011-2014 itu mengenakan jas hitam berdasi merah.

Baliho itupun dilengkapi kalimat ajakan " Jaga jarak, jaga sesama, jaga Makassar."

Ketua Yayasan GBI Sulsel Taufik Husaini menyebutkan, baliho itu mengajak warga Kota Makassar untuk tetap bergandengan tangan menghadapi Covid-19.

"Sekaligus menegur pemerintah kota yang secara tak langsung mengabaikan perjuangan petugas medis dengan melonggarkan kebijakannya," kata mantan Ketua Badko HMI Sulselbar itu kepada Tribun.

Yayasan GBI terus bergerak di bidang sosial selama pandemi Covid-19.

Selain penyemprotan disinfektan di berbagai sudut kota maupun kabupaten di Sulsel, GBI juga menyalurkan sembako dan makanan kepada warga yang membutuhkan.

Andi Yuslim Patawari pernah menjabat sebagai Ketua DPP KNPI 2011-2015 dan Dewan Pakar ICMI pusat di tahun yang sama.(*)

Penulis: Alfian
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved