Unhas

Presiden BEM Unhas Sebut Pemasangan Bendera Palu Arit Adalah Gerakan Terstruktur

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unhas, Fatir Kasim, menyebut adanya tindakan terstruktur atas temuan bendera ini.

Presiden BEM Unhas Sebut Pemasangan Bendera Palu Arit Adalah Gerakan Terstruktur
Rudi Salam/tribun timur
Bendera merah putih bergambar lambang palu arit ditemukan di Unhas

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Beberapa waktu lalu beredar foto selembar bendera merah putih bergambar palu arit terpasang di salah satu gedung Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar.

Gambar palu arit ini biasanya diidentikan dengan simbol Partai Komunisme.

Palu mewakili buruh atau proletar, sementara arit mewakili petani.

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unhas, Fatir Kasim, menyebut adanya tindakan terstruktur atas temuan bendera ini.

"Pasti ada maksud secara terstruktur yang ingin coba di kembalikan. Isu PKI di masa sekarang ini patut diwaspadai," katanya via chat whatsapp, Kamis (28/5/2020).

Dengan keyakinan tersebut, mahasiswa Fakultas Teknik ini menyebut jika lembaga mahasiswa dalam hal ini BEM Unhas mempersiapkan diri agar tidak terpapar.

Paham komunisme yang ia anggapnya bernilai negatif maupun sejenisnya mulai ia proteksi.

"Kami pun dari BEM Unhas coba berupaya menangkal paham-paham yang berbau negatif yang sejenis," katanya.

Sejauh ini kasus pemasangan bendera berlogo palu arit itu masih ditangani oleh Polda Sulawesi Selatan.

Belum ditemukan pelakunya, tetapi bagi Fatir yang terpenting dalam penegakan hukum nantinya harus berfokus mencari dalangnya.

"Tidak sebatas mencari dan menghukum pelaku yang memasang, tapi cari siapa dalangnya," tutupnya.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, Alfian

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp

Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Alfian
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved