Tribun Bulukumba

Gara-gara BLT, Pemuda Desa Anrihua Tutup Jalan Poros Kindang-Bulukumba

Pemuda menutup jalan tersebut sebagai bentuk aksi protes kepada Pemerintah Desa Anrihua, Kecamatan Kindang.

samba
Pendemo adu mulut dengan Kepala Dusun Bonto di Anrihua, Bulukumba, Jumat (29/5/2020) 

TRIBUN TIMUR.COM, BULUKUMBA- Sejumlah pemuda di Desa Anrihua, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan menutup akses jalan poros Kindang-Bulukumba, Jumat (29/5/2020).

Pemuda menutup jalan tersebut sebagai bentuk aksi protes kepada Pemerintah Desa Anrihua, Kecamatan Kindang.

Mereka protes lantaran sejumlah masyarakat setempat tidak mendapatkan bantuan sosial seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan bantuan sembako.

"Aksi kami sebagai bentuk protes terhadap pemerintah desa di tempat ini setelah banyak masyarakat yang layak tapi tidak dapat bantuan tunai," kata Jenderal Lapangan Aksi Mahasiswa Muhajir.

Menurutnya, sejumlah masyarakat yang dinilai mampu tetapi tetap mendapat bantuan sosial.

Atas masalah itu, pemuda meminta agar pemerintah desa dapat berbuat adil dengan memperbaiki data lalu memberi yang layak.

Muhajir juga mengungkap sebagai contoh istri Kepala Dusun Bonto Habibi juga tercatat namanya sebagai penerima BLT. Padahal aturannya tidak boleh.

Mereka juga menuding Kepala Desa Anrihua, Iriani tidak mengomodir aspirasi masyarakat setempat yang meminta memperbaiki data penerima.

Sementara mendengar nama istrinya, Habibi menerima langsung mendatangi lokasi aksi unjuk rasa di depan kantor Desa Anrihua atau poros Kindang ke Bulukumba.

Ia menjelaskan bahwa istrinya tercatat sebagai calon penerima. Namun dirinya membatalkan menerima bantuan itu.

Halaman
12
Penulis: Samsul Bahri
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved