ALASAN Pakar Sebut Dinas Pendidikan Makassar Berjudi di Tengah Pandemi Covid-19, Siswa Terancam

Sekolah wajib menyediakan alat pencuci tangan dan hand sanitizer di setiap kelas, serta pemeriksaan suhu tubuh siswa setiap hari.

Ari Maryadi
Guru Besar Manajemen Pendidikan UNM, Prof Dr Arismunandar, M.Pd (kemeja putih) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan (Disdik) akan kembali membuka sekolah setelah belajar daring.

Disdik mulai mengaktifkan kembali proses belajar mengajar bagi siswa di sekolah.

Sesuai hasil rapat, sekolah dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19.

Sekolah wajib menyediakan alat pencuci tangan dan hand sanitizer di setiap kelas, serta pemeriksaan suhu tubuh siswa setiap hari.

Untuk siswa jenjang PAUD, akan masuk sekolah selama 1-2 pekan, dan selanjutnya akan dievaluasi, sementara untuk jenjang SD akan msuk sekolah secara bergantian, dengan kegiatan belajar mulai pukul 08.00-11.30 Wita.

Begitu juga dengan jenjang SMP yang akan masuk secara bergantian Senin-Sabtu di tiga tingkatan kelas, dengan jam pelajaran pukul 08.00-12.30 Wita.

Ketika Polisi India Sudah Hadir di Pasar, Bokong Warga Dipukuli Pakai Rotan, Masker Kunci Selamat

Detik-detik Penangkapan Ruslan Buton Eks Anggota TNI AD Pasca Minta Jokowi Mundur, Pamit ke Keluarga

Terkait kebijakan ini, pakar pendidikan yang juga Guru Besar UNM, Prof Arismunandar mengatakan pemerintah sedang berjudi.

Membuka kembali sekolah bisa jadi langkah baik, namun juga berpotensi menjadi ancaman penyebaran Covid-19.

"Saya khawatir ini perjudian karena masih ada catatan-catatan yang disampiakan pemerintah yang akan dievaluasi. Ada rasa was-was terutama apakah sekolah sanggup menciptakan Protokol Kesehatan," kata Arismunandar.

"Misalnya menyiapkan peralatan cuci tangan, masker, jaga jarak, dan sebagainya, terutama saat anak sedang bermain, physical distancing mungkin akan terabaikan," tambhanya.

Halaman
12
Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Ansar
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved