Tribun Wiki

Digelar Saat Pesta Panen, Ini Arti Ma'balendo Bagi Masyarakat Desa Lamunre Luwu

Dalam bahasa Luwu, ma’balendo merupakan perpaduan dua kata. Ma berarti memegang dan balendo adalah menumbuk padi.

ist
Suasana lomba ma'balendo tingkat kecamatan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA UTARA - Dalam bahasa Luwu, ma’balendo merupakan perpaduan dua kata.

Ma berarti memegang dan balendo adalah menumbuk padi.

Kesenian ini merupakan ciri khas masyarakat Luwu.

Kesenian ini lebih banyak digelar saat pesta panen.

Termasuk di Desa Lamunre, Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Dikutip TribunLuwu.com, Kamis (28/5/2020) dari berbagai sumber, masyarakat Lamunre percaya ma’balendo adalah kesenian tradisional yang lahir dan turun temurun dari nenek moyang masyarakat Luwu, khususnya di Lamunre.

Ma’balendo juga merupakan aset dan ciri khas masyarakat Lamunre.

Mereka percaya, dengan ma’balendo mereka bisa mempererat tali persaudaraan.

Juga sebagai rasa syukur kepada Tuhan yang telah memberikan hasil panen yang berhasil berupa padi.

Masyarakat Lamunre menyebut ma’balendo merupakan hiburan rakyat yang dituangkan dalam perayaan pesta panen.

Halaman
12
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved