RILIS

Terus Tanam di Pekarangan, Kementan RI Pastikan Pangan di Musim Kemarau Akan Aman

Pekarangan, menurut Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo sangat potensial menjadi sumber pangan keluarga di tengah ancaman krisis pangan akibat

DOK KEMENTAN RI
Tanaman di pekarangan. 

JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM - Memasuki musim kemarau, beberapa wilayah akan mengalami musim kering yang diprediksi mempengaruhi produksi pangan.

Mengantisipasi hal tersebut, salah satu strategi Kementerian Pertanian (Kementan) adalah terus melakukan optimalisasi lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga.

Pekarangan, menurut Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo sangat potensial menjadi sumber pangan keluarga di tengah ancaman krisis pangan akibat pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Melalui kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) yang tersebar di lebih dari 3.800 titik di seluruh Indonesia, Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan mendorong percepatan pelaksanaan P2L seperti pembangunan rumah bibit dan penanaman di demplot pekarangan.

Menurut Kepala BKP Kementan, Agung Hendriadi, menghadapi kondisi pandemi dan kekeringan, masyarakat harus mampu menyediakan pangan sendiri, harus mampu memproduksi sendiri.

“Kekuatan ketahanan pangan menghadapi kondisi pandemi dan kekeringan mendatang terletak di ketahanan pangan keluarga, karena itu kita dorong masyarakat untuk mampu memproduksi pangan sendiri dari pekarangan mereka,” ujar Agung Hendriadi.

Demikian siaran pers Kementerian Pertanian RI atau Kementan kepada Tribun-Timur.com, Rabu (27/5/2020).

Tanaman di pekarangan.
Tanaman di pekarangan. (DOK KEMENTAN RI)

Berdasarkan pantauan di lapangan, kelompok masyarakat sudah mulai melakukan antisipasi kekeringan agar tetap memproduksi bahan pangan dari pekarangan.

Seperti nampak di KWT Binama, Kecamatan Cibodas, Kabupaten Bandung Barat.

Halal Bihalal Virtual Kementerian Pertanian, Mentan Minta Pegawai Tancap Gas Kawal Pangan

Ketua KWT Binama, Ratna mengatakan, mengantisipasi keterbatasan air pada musim kemarau, ia mewajibkan anggota kelompoknya membuat kolam kecil di pekarangan masing-masing untuk menampung limbah air rumah tangga.

Halaman
12
Editor: Edi Sumardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved