Pemilu 2020

Benarkah Pemilu Tetap Digelar Tahun 2020 di Tengah Pandemi Corona? Penjelasan Mendagri

Tito menjabarkan dari 47 negara yang menggelar pemilu, sebagian diantaranya sesuai jadwal. Sebagian lainnya tertunda untuk hitungan bulan.

dok bnpb
Letjen TNI Doni Monardo bersama Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dalam konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Istana Bogor, Senin (16/3/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM -  Tidak ada negara yang menunda pelaksanaan Pemilu, baik nasional, federal, maupun lokal hingga tahun depan saat pandemi Covid-19.

Hal itu dikatakan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Tito menjabarkan dari 47 negara yang menggelar pemilu, sebagian diantaranya sesuai jadwal. Sebagian lainnya tertunda untuk hitungan bulan.

Hal itu disampaikannya dalam rapat kerja virtual dengan Komisi II DPR RI, Rabu (27/5/2020).

"Sebagian sudah melaksanakan, sebagian on schedule, sebagian menunda tapi bulan, tidak ada tahun," kata Tito.

VIRAL Ibu-ibu Buka Celana Dalam untuk Dijadikan Masker di Kantor Pos, Tawaran Petugas Ditolak

Diceraikan Suami Setelah Berzina dengan Bocah Peliharaan, Selebgram ini Akan Nikahi Anak Tirinya

Kemudian Tito mencontohkan negara yang telah dan akan menggelar pemilu meski diterpa wabah Virus Corona.

Ia mencontohkan Korea Selatan sudah melaksanakan pemilu bahkan digelar saat negeri ginseng itu berada di puncak pandemi.

Pencoblosan di Korea Selatan berlangsung pada 15 April lalu, sedangkan tahapannya sudah dilakukan sejak Januari.

"Padahal negara ini yang kedua mengalami pukulan setelah China," ujar Tito.

Selanjutnya, mantan Kapolri ini juga mencontohkan Amerika Serikat yang tetap akan menggelar pemilihan presiden, anggota DPR, dan senat pada tahun ini.

Halaman
12
Editor: Ansar
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved