Hilang di Sungai

Dikejar Polisi, Pelaku Judi Sabung Ayam Hilang di Sungai Maloso Polman

Mereka dikejar polisi setelah berusaha kabur karena kedapatan melakukan prakter judi sabung ayam di daerah bantaran Sungai Maloso Mapilli

nurhadi/tribunmamuju.com
Operasi pencarian korban dilakukan tim gabungan tadi sore di aliran Sungai Mapilli Polman 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Tiga orang warga Polman tenggelam di Sungai Mapilli setelah berusaha kabur dari kejaran polisi.

Ketiga korban yakni Syafruddin (43), Hasanuddin (45) dan Uci (20).

Mereka dikejar polisi setelah berusaha kabur karena kedapatan melakukan prakter judi sabung ayam di daerah bantaran Sungai Maloso Mapilli Senin 25 Mei sekitar Pukul 18.45 Wita.

"Korban mau lari dari kejaran polisi karena ke dapatan sabung ayam, sehingga tanpa pikir panjang mereka lompat ke sungai,"kata Kades Segeran Andi Ahmad kepada wartawan via telepon, Selasa (26/5/2020).

Basarnas Mamuju sudah melakukan pencarian sejak tadi pagi dengan membagi dua tim namun belum membuahkan hasil.

"Tim dibagi menjadi dua SRU. SRU 1 melakukan penyelaman pada posisi 3°25'52.43"S - 119°11'16.79"E, di sekitar lokasi kejadian,"kata Kepala Basarnas Mamuju Djunaidi kepada Tribun via whatsapp.

Sementara SRU 2 melakukan pencarian dengan menyisir arus sungai ke arah selatan barat daya, radial 205°, sejauh 500 neter dengan menggunakan satu unit Rubber Boat Basarnas.

"Rencana evakuasi apabila korban ditemukan, akan dilakukan evakuasi menuju posko SAR Gabungan, dan selanjutnya akan dievakuasi menuju Puskesmas Mapilli, untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut,"tuturnya.

Kata dia, operasi SAR pencarian tiga korban melibatkan personel gabungan, depalan orang Basarnas, lima BPBD Polman, lima SAR Pinrang, polisi dan warga setempat.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved