Banjir Bulukumba

Kota Bulukumba Kebanjiran Lagi, Warga Jalan Jambu Dievakuasi

Tingginya curah hujan membuat debit air dari Sungai Bialo meluap, belum lagi ditambah pasang surut air laut.

Firki/tribunbulukumba
Warga Jl Jambu, Kelurahan Loka, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba dievakuasi oleh TRC BPBD Bulukumba. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kota Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), di Kecamatan Ujung Bulu, kembali kebanjiran, Senin (25/5/2020) malam.

Beberapa pemukiman dan ruas jalan kini tergenang banjir.

Tingginya curah hujan membuat debit air dari Sungai Bialo meluap, belum lagi ditambah pasang surut air laut.

Beberapa kelurahan akhirnya tergenang, termasuk dintaranya di Kampung Loka.

Kondisi ini diperparah dengan banyaknya saluran drainase yang tersumbat.

Legislator Golkar Bulukumba, Juandy Tandean, juga mengunggah status tentang banjir tersebut di akun facebook pribadinya.

"Banjir tahunan yang melanda kota Bulukumba, semoga tak ada korban jiwa," tulis Juandy.

Warga Jalan Jambu, di Kelurahan Loka, bahkan harus dievakuasi menggunakan perahu karet dari rumahnya.

Mereka dievakuasi oleh Tim Reaksi Cepat BPBD Bulukumba, karena air terus meninggi.

Salah satu warga, Ari, mengatakan, kondisi ditakutkan semakin parah, sehingga warga terpaksa harus dievakuasi.

"Saat ini masih berlangsung proses evakuasi. Karena ditakutkan banjir semakin parah," kata dia.

Tak hanya itu, bebeberapa perkantoran juga telah tergenang banjir, seperti kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) di Komplesk BTN 1.

Kampus STAI Algazali Bulukumba juga kebanjiran, air menggenangi areal depan kampus hingga setinggi lutut orang dewasa.

Saat berita ini dikirim, proses evakuasi masih dilakukan. Tribun Timur juga masih menunggu konfirmasi resmi Kepala BPDB Bulukumba untuk keterangan lebih lanjut.

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved