Tukang Cukur Tertular Corona

Kembali Bekerja, Tukang Cukur dan Pelanggan Tertular Virus Corona

Mereka tertular dari tukang cukur atau penata rambut. Penata rambu tersebut juga tertular dari warga yang datang.

Grid
Ilustrasi tukang cukur potong rambut 

TRIBUN-TIMUR.COM - Sebanyak 91 orang yang datang ke tukang cukur, terinfeksi virus corona atau covid-19.

Mereka datang untuk menata rambutnya. Namun nasib nahas menimpanya.

Mereka tertular dari tukang cukur atau penata rambut. Penata rambu tersebut juga tertular dari warga yang datang.

Kejadian tersebut dialami oleh penata rambut di Amerika Serikat (AS).

"Dia lalu menularkan virus ke 91 orang," ujar pejabat kesehatan setempat pada Sabtu (23/5/2020).

Dia sudah bekerja selama 8 hari di bulan ini, setelah bisnis kembali dibuka.

Anak Kepala Dusun di Sinjai Tewas Ditikam Warga yang Pertanyakan BLT, Disaksikan Istri Pelaku

VIRAL 2 Personel Polisi Bergulat dengan Orang Gangguan Jiwa, Kronologi

Pada saat itu, bisnis seperti tukang cukur dan salon rambut diizinkan beroperasi di negara bagian.

Kasus ini menyoroti ancaman penyebaran kembali virus di masyarakat AS, ketika bisnis kembali dibuka setelah beberapa minggu terakhir melakukan pembatasan sosial.

Direktur Departemen Kesehatan Springfield-Greene, Clay Goddard, mengatakan sebelumnya dalam kasus tersebut, 84 pelanggan yang terpapar virus dilayani oleh seorang penata rambut di salon Great Clips.

Selain menginfeksi pelanggan, tujuh rekan kerja penata rambut itu juga diberitahu tentang infeksi tersebut.

Halaman
12
Editor: Ansar
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved