Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Google Doodle Rayakan Hari Ulang Tahun Kazi Nazrul Islam, Siapa Dia?

Google Doodle hari ini merayakan Bengi Nazrul Islam di hari ulang tahunnya yang ke-121.

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Anita Kusuma Wardana
Istimewa
Kazi Nazrul Islam 

TRIBUNTIMURWIKI.COM- Setiap harinya Google Doodle memberikan apresiasi terhadap peristiwa dan sosok berpengaruh di masa lampau.

Seperti pada hari ini, Sabtu (25/5/2020), Google Doodle kembali merayakan ulang tahun sosok ternama.

Ia adalah Kazi Nazrul Islam.

Diketahui, Kazi Nazrul Islam adalah penyair, musisi, penulis, dan aktivis.

Olehnya itu, dalam animasi yang ditayangkan Google Doodle memperlihatkan sosok Kazi Nazrul Islam sambil memegang buku.

Kemudian, kertas dalam buku genggamannya sekana terbang.

Tulisan google pun berada menghiasi animasi tersebut.

Untuk diketahui, Google Doodle hari ini merayakan Bengi Nazrul Islam di hari ulang tahunnya yang ke-121.

Dari keteranngannya Doodle menulliskan sebagai suara terkemuka gerakan kemerdekaan India, Nazrul adalah seorang penganjur sengit untuk toleransi agama, kebebasan, dan perjuangan melawan ketidakadilan, memberinya julukan "Bidrohi Kobi" ("Penyair Pemberontak").

Kazi Nazrul Islam lahir pada hari ini pada tahun 1899 di tempat yang sekarang menjadi distrik Bardhaman di negara bagian Bengal Barat, India, dan sebagai seorang pemuda, ia mengembangkan minat dalam puisi dan sastra melalui keterlibatannya dengan kelompok teater keliling pamannya.

Setelah beberapa tahun di Angkatan Darat India Britania selama Perang Dunia I, Nazrul pindah ke Kolkata dan pada tahun 1922 menerbitkan puisi revolusionernya yang sekarang terkenal, "Bidrohi" ("Pemberontak"), yang ditandai oleh sikap keras terhadap kolonialisme dan penindasan global dan terinspirasi karya seni Doodle hari ini.

Tulisan subversif Nazrul — yang sebagian besar ia terbitkan di majalahnya sendiri, Dhumketu (The Comet) —disebabkan sering dipenjara, yang kemudian mengilhami salah satu karyanya yang paling terkenal, “Rajbondir Jobanbondi '' ('The Deposition of a Tahanan Politik, ”1923).

Dia menggunakan mimbarnya untuk memerangi kefanatikan dalam segala bentuknya, dan melalui puisinya mendukung kesetaraan wanita di saat beberapa rekannya bersedia melakukan hal yang sama.

Tidak terbatas pada kata-kata tertulis, Nazrul juga menulis sekitar 4.000 lagu, yang membawanya popularitas nasional dan melahirkan genre yang sama sekali baru yang disebut Nazrul Geeti (Musik Nazrul).

Untuk kontribusi sastranya yang luar biasa, Nazrul dinobatkan sebagai penyair nasional Bangladesh pada tahun 1972.

Data Diri:

Nama: Kazi Nazrul Islam

Lahir: 25 Mei 1899

Tempat Lahir: Distrik Burdwan, Benggala Barat

Meninggal: 29 Agustus 1976 (umur 77)

Tempat Meninggal: Dhaka, Bangladesh

(*)

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved