Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Liga Champions

Akui Kehebatan Bek Legendaris Inter Milan, Ryan Giggs Kenang Insiden Hidung Patah

Legenda Manchester United, Ryan Giggs terkenal dengan kecepatan lari dan kemampuan dribel bola yang luar biasa.

Tayang:
Editor: Hasriyani Latif
TWITTER.COM/BBCMOTD
Gelandang asal Wales, Ryan Giggs, saat merayakan golnya untuk Manchester United saat melawan Arsenal. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Legenda Manchester United, Ryan Giggs terkenal dengan kecepatan lari dan kemampuan dribel bola yang luar biasa.

Kalau Ryan Giggs sudah menyisir lapangan di sisi kiri, alamat celaka buat semua lawan Manchester United.

Akan tetapi, bukan lantas semua pemain lawan Manchester United mudah dilewati oleh Ryan Giggs.

Kepada MUTV, pemain legendaris Wales ini mengungkapkan satu bek yang paling sulit dihadapi selama kariernya.

Giggs yang identik dengan nomor punggung 11 di Manchester United itu menyebut nama bek legendaris Inter Milan, Javier Zanetti sebagai pemain yang paling sulit dihadapinya.

Mohamed Salah Kerap Habiskan Lebaran di Nagrig, Bagaimana Tahun Ini?

Newcastle United Siapkan Dana Fantastis Boyong Lucas Hernandez dari Bayern Muenchen

Dengan Javier Zanetti umumnya berposisi bek kanan di Inter Milan, dia otomatis langsung bentrok dengan Ryan Giggs di sayap kiri Manchester United.

Manchester United dan Inter Milan tercatat empat kali bertemu dalam duel dua leg di Liga Champions 1998-1999 dan 2008-2009.

Giggs secara spesifik menyebut laga leg pertama babak perempat final Liga Champions 1999 di mana Manchester United menang 2-0 atas Inter Milan.

"Dia selalu berlari, juga bermain di lini tengah sehingga sangat nyaman dengan bola di kakinya," kata Giggs soal Zanetti.

"Dia tahu caranya bertahan, sangat sulit dilewati. Zanetti memiliki semuanya untuk menjadi bek tangguh."

5 Pemain Kelas Dunia di Manchester United Versi Roy Keane, Ronaldo Tak Termasuk

Dilumat Barca 8 Gol Tanpa Balas, Gelandang Almeria Fabian Vargas Ini Justru Terharu Kebaikan Messi

"Dia secara literal mematahkan hidung saya di perempat final Liga Champions," lanjut Giggs.

"Semua perasaan bagus saya selama pertandingan itu langsung berhenti ketika Zanetti mematahkan hidung saya dengan sikutnya," kata Giggs.

Yang menarik, Ryan Giggs dan Javier Zanetti sama-sama menjadi bendera klub masing-masing.

Mereka bahkan pensiun dari klub dalam waktu yang kira-kira sama.

Giggs memperkuat Manchester United pada selang 1990-2014 sementara Zanetti menghabiskan 19 tahun di Inter Milan sejak 1995 hingga 2014.(*)

Artikel ini sudah tayang di BolaSport.com dengan judul "https://www.bolasport.com/read/312165184/hidung-pernah-dipatahkan-ryan-giggs-sebut-bek-ini-paling-sulit-dihadapi,".

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp

Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved