Tribun Luwu Utara

Pemkab Luwu Utara Perbolehkan Warga Salat Idul Fitri Berjamaah, Tapi Ada Syaratnya

Kepala Bagian Kesra Pemkab Luwu Utara, Ari Setiawan menyebutkan, ada beberapa syarat yang wajib dipenuhi bagi yang mau melaksanakan Salat Id berjamaah

chalik / tribun timur
Kabag Kesra Pemkab Luwu Utara, Ari Setiawan 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara, Sulawesi Selatan, memperbolehkan warga melaksanakan Salat Idul Fitri secara berjamaah di masjid maupun tanah lapang.

Kepala Bagian Kesra Pemkab Luwu Utara, Ari Setiawan menyebutkan, ada beberapa syarat yang wajib dipenuhi bagi yang mau melaksanakan Salat Id berjamaah pada Hari Raya Idul Fitri 1441 H.

Seperti penerapan protokol kesehatan secara ketat hingga ada orang yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Salat Id tersebut.

"Jika pelaksanaan Salat Id tetap dilakukan di tanah lapang atau di masjid, maka harus ada yang menjadi penanggung jawab pelaksanaan Salat Id tersebut," ujar Ari, Jumat (22/5/2020).

Ari menyebutkan, penanggung jawab harus membuat surat pernyataan dan mendata jamaah yang hadir.

"Pendataan dilakukan dalam rangka mempercepat dan mempermudah penelusuran atau contact tracing, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar mantan Camat Masamba.

Tak hanya itu, penanggung jawab harus memastikan ada pembatasan usia jamaah, ceramah dipersingkat serta membaca surah-surah pendek.

Sebelumnya, Pemkab Luwu Utara mengeluarkan imbauan usai rapat terbatas di Aula Lagaligo, Kantor Bupati Luwu Utara, Jl Simpurusiang, Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, Selasa (19/5/2020).

Rapat dipimpinan Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani.

Dihadiri unsur Forkopimda Luwu Utara, Kepala Kemenag, Sekda, Ketua MUI, Ketua PHBI, Ketua Pesamilra, Ketua DMI, Ketua PD Muhammadiyah, dan Ketua PC NU Luwu Utara.

Halaman
12
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved