Tribun Wajo

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Kecamatan Tempe Wajo

Banjir dipicu meluapnya Sungai Walennae dan tingginya debit air di Danau Tempe akibat curah hujan beberapa hari ini.

hardiansyah abdi gunawan
Banjir landan pemukiman warga di Kelurahan Salomenraleng, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Jumat (22/5/2020) 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Banjir merendam ratusan pemukiman warga di Kelurahan Salomenraleng, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Jumat (22/5/2020).

Banjir dipicu meluapnya Sungai Walennae dan tingginya debit air di Danau Tempe akibat curah hujan beberapa hari ini.

Ditambah, air kiriman dari daerah tetangga seperti Kabupaten Soppeng dan Kabupaten Sidrap.

"Kalau banjir disini sudah biasa, setiap tahun langganan banjir. Ini baru awal-awal, biasanya kalau sudah puncaknya, biasa berbulan-bulan banjir," kata salah seorang warga, Haidar.

Ada sekitar 400-an rumah di Kelurahan Salomenraleng tergenang air. Ketinggian air berkisar 20 sampai 50 cm.

"Kalau masih begini tingginya air masih bisa beraktivitas seperti biasa, bahkan pernah sampai masuk dalam rumah (panggung) air," katanya.

Di Kelurahan Salomenraleng, semua penduduk membangun rumahnya dengan bentuk rumah panggung.

Hal itu dipicu oleh faktor lingkungan yang acapkali banjir lantaran berada di pesisir Danau Tempe.

Selain Kelurahan Salomenraleng, banjir juga melanda pemukiman warga di Kelurahan Laelo.

Sayangnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo yang dikonfirmasi perihal data jumlah penduduk yang terdampak banjir belum memberikan tanggapan.

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp

Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved