Mengenal Jalangkote, Kue Khas Sulawesi Selatan yang Dijual Rizal Bocah yang Dibully di Pangkep
Jalangkote, kue yang dijual Rizal adalah penganan khas Sulawesi Selatan yang sekilas mirip kue pastel.
TRIBUN-TIMUR.COM-Beberapa waktu lalu viral di media sosial, video yang memerlihatkan seorang bocah laki-laki, Rizal dibully sejumlah pemuda
Rizal adalah bocah yang setiap harinya berjualan jalangkote di Pangkep.
Dalam video tersebut juga terlihat, Rizal tampak dipukul hingga jatuh tersungkur di lapangan.
jalangkote, kue yang dijual Rizal adalah penganan khas Sulawesi Selatan yang sekilas mirip kue pastel.
Bentuknya seperti bulan separuh dengan ukiran di bagian pinggirnya.
Meski terlihat mirip, jalangkote dan Pastel ternyata memiliki perbedaan,baik di kulit pembungkusnya dan juga rempah untuk isiannya.
Chef Grace Titaheluw, Chef de Cuisine Hotel Four Points by Sheraton Makassar menjelaskan perbedaan jalangkote dengan pastel.
“Kalau pastel itu ada yang kulitnya lebih mirip puff. Lebih tebal dari jalangkote. Kalau jalangkote enggak berlapis-lapis,” ujar Chef Grace.
Selain itu, kulit jalangkote juga punya penampakan agak bergelembung. Berbeda dari pastel yang cenderung lebih halus.
Sementara untuk isinya, tak jauh berbeda dari pastel hanya saja lebih beragam dan punya rasa rempah yang kuat.
jalangkote menggunakan rempah berupa pala dan jintan yang tidak ada dalam campuran rempah isian pastel.
jalangkote berasal dari dua kata, 'jalang' dan 'kote'. 'Jalang' memiliki arti jalan dan 'kote' berarti berkotek-kotek atau berteriak.
Mengapa dinamakan seperti itu karena sejarahnya jalangkote dijual oleh anak-anak yang berkeliling sambil berteriak.
Nah, bagi kalian yang sedang mencari makanan jalangkote ini bisa memilih di tiga tempat ini:
1. jalangkote Lasinrang
Siapa yang tidak mengenal jalangkote fenomenal ini.
Rasanya sudah tidak diragukan lagi.
Nikmat dan begitu gurih. jalangkote Lasinrang menjadi jalangkote andalan kota Makassar.
Bukan hanya menjual jalangkote dan lumpia tapi ada makanan khas makassar lainnya seperti pisang ijo dan pallu butung.
Meja dan kursi makan lumayan banyak. Sehingga kalian bisa menikmati jalangkote di tempat makannya secara langsung.
Alamat: Jl. Lasinrang No.11A, Mangkura, Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90114
Telepon: (0411) 874410
Buka: Setiap hari, 08.30-20.00 wita
2. De'Jalkots
Usaha kuliner jalangkote dibawah naungan Chocolicious Company, De Jalkots yang ada di Jl. Abdullah Daeng Sirua No.112, Tamamaung, Panakkukang, Kota Makassar, banyak menyita perhatian pecinta gorengan.
Dikemas dengan modern, gorengan khas Makassar ini telah berdiri sejak Juni 2018.
Menurut Abdul Rahman (25) selaku Digital Marketing mengatakan banyak usaha kuliner mendorong pelaku usaha untuk berinovasi.
"Perkembangan kuliner di Makassar, cukup pesat. Kami mencoba berinovasi menjadikan jajanan lokal ini bisa diminati oleh orang banyak baik itu orang Makassar maupun yang ada di luar Kota," katanya kepada Tribun, Senin (19/11/2018).
Rahman sapaan akrabnya mengakui De Jalkots banyak mendapat orderan.
"Alhamdulillah, banyak yang minat terbukti dari banyaknya pesanan baik via online ataupun yang datang langsung ke outlet kami," ujarnya.
Dia juga mengatakan De Jalkots bisa menjadi oleh-oleh khas Kota Daeng yang kekinian namun, harus cepat santap.
"Khusus untuk oleh-oleh, kami sengaja untuk menggoreng setengah matang agar menjaga kualitas jalangkote yang hanya bertahan satu kali 24 jam nanti ketika tiba dilokasi tujuan bisa langsung digoreng kembali dan itu masih fresh," tambahnya.
Selain itu, outlet De Jalkots yang didesain seperti kafe merupakan strategi pemasaran untuk membuat pelanggan dapat menikmati Jalkots dengan santai dan kekinian.
"Kami sengaja mendesainnya seperti kafe, itu menjadikan jalonkote kekinian dinikmati dengan cara kekinian juga," jelasnya.
De Jalkots menjual banyak varian jalangkote yang disajikan tidak bisa dengan isian daging, mayones, keju, dan sayur-sayuran yang harganya berkisar 5000an hingga 6000an.
Untuk best sale Rahman menyarankan untuk mencoba Black Jalkots yang sempat viral beberapa waktu lalu.
"Disini menu black jalkots banyak peminatnya, mungkin karena keunikan jalangkote ini," katanya.
Black Jalkots merupakan varian menu dari De Jalkots, jalangkote dengan warna hitam dengan isian padat bihun, daging dan keju meleleh.
Tidak tanggung-tanggung produk lokal ini telah mendapatkan sertifikat halal dari MUI.
Alamat: Jl. Abdullah Daeng Sirua No.112, Tamamaung, Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90231
Telepon: 0853-9800-8300
Buka: Setiap hari, 07.30-21.30 wita
3. Dapur Mamak Ramlah
Kedai Dapur Mamak Ramlah ini merupakan milik selebgram Mamak Ramlah.
Yap, pemilik jargon "berupako" telah memulai usaha kuliner sejak beberapa tahun terakhir.
Berawal dari Ayam Geprek Mamak Ramlah, kini dikembangkannya menjadi usaha jalangkote dan aneka gorengan lainnya.
jalangkote ini dinamakan jalangkote Mamak Ramlah (MARA) dibanderol dengan harga Rp 2500.
jalangkote dapur Mamak Ramlah sangat terkenal di sosial media, para selebgram kota Makassar ikut mencicipi makanan khas Makassar ini.
Untuk memesan kalian bisa menggunakan jasa ojek online.
Saat ini dapur Mamak Ramlah memiliki tenan di Gedung Mulo, Makassar.
Jadi bagi kalian yang ingin mencicipi langsung dan bertemu dengan Mamak Ramlah, silahkan mengunjungi tenannya.
Alamat: pelataran Gedung Mulo Jl Sudirman Makassar.
Telepon: 08114121233
Buka: Setiap hari, (sesuai orderan).
(*)
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Apa Itu jalangkote? Bedanya jalangkote dengan Pastel"