Kasus Korupsi Dana BOK

Dugaan Korupsi Dana BOK Dinkes Bulukumba Dalam Lidik Tipikor, Kerugian Negara Ditaksir Rp 4 M

Kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) 2019 di Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulukumba, kini dalam proses penyelidikan.

firki/tribunbulukumba.com
Public Safety Center (PSC) Bulukumba, di Jl Jend Ahmad Yani, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu, Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel) 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) 2019 di Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulukumba, kini dalam proses penyelidikan polisi.

20 bendahara BOK di masing-masing Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), telah dimintai keterangannya.

Beberapa pejabat Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulukumba juga telah dipanggil.

Polisi menemukan adanya indikasi dugaan korupsi dalam kasus ini.

Anggaran BOK sebesar Rp 17 miliar tersebut, pencairannya diduga tidak sesuai dengan semestinya.

Seharusnya, anggaran tersebut diperuntukkan Rp 2 miliar untuk mem-backup operasional Dinkes Bulukumba.

Dan Rp 15 miliar sisanya, diperuntukkan untuk 20 puskesmas di 10 kecamatan di Bulukumba.

Kapolres Bulukumba, AKBP Ghani Alamsyah Hatta, yang dikonfirmasi Selasa (19/5/2020) sore, belum dapat berkomentar banyak mengenai hal itu.

"Coba tanya langsung ke penyidiknya," kata mantan Kapolres Takalar itu, melalui sambungan telepon.

Sementara Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Berry Juana Putra, yang dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved