Sinjai Lawan Corona

Sanksi Menanti ASN Sinjai yang Nekat Mudik

Karena itu, Andi Seto tak hanya melarang warganya mudik tetapi termasuk aparatnya.

samba
Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa sedang memberikan keterangan pers 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Bupati Sinjai, Sulawesi Selatan, Andi Seto Gadhista Asapa meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak melakukan kegiatan mudik lebaran Idul Fitrii.

Andi Seto menegaskan hal itu terkait adanya pandemi virus corona di Kabupaten Sinjai.

Dalam imbauan pemerintah pusat meminta seluruh masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan mudik lebaran, sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Karena itu, Andi Seto tak hanya melarang warganya mudik tetapi termasuk aparatnya.

"Tentu kalau ada ASN yang tetap mudik maka sanksi keras menantinya," kata Andi Seto, Senin (18/5/2020).

Sedang untuk sanksinya jika ada yang melanggar, Andi Seto tetap mengacu ke aturan sanksi ASN yang diatur oleh undang-undang.

Di Kabupaten Sinjai sekitar 6000 lebih Aparatur Sipil Negara yang tersebar di kabupaten hingga di pelesok kecamatan.

Beberapa ASN di Sinjai sebelumnya dijatuhi hukuman sanksi kepegawaian di Sinjai. Kasusnya berbagai jenis. Ada yang korupsi ada narkoba dan asusila.

Di Kabupaten Sinjai terdapat 11 orang warga positif corona. Jumlah tersebut sudah dikirim ke Hotel Harper di Sinjai.

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved