Rizal Korban Bullying

Ketua PGRI Sulsel Berikan Beasiswa ke Bocah Korban Bullying di Pangkep

Ayah Rizal, Musakkir, sehari-harinya bekerja sebagai tukang bentor. Sedangkan sang ibu, yang membuat jalangkote untuk dijual oleh Rizal.

ist
Relawan None menemui korban bullying, Rizal. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Video penjual kue jalangkote yang menjadi korban bullying sekelompok remaja mendadak viral di media sosial.

Belakangan, identitas anak yang menjadi korban kekerasan tersebut terungkap.

Dia adalah Rizal (12), yang tinggal bersama kedua orangtuanya di Kecamatan Ma'rang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Rizal tercatat sebagai murid SD 4 Tala, Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma'rang. Sehari-hari, ia memang menjual jalangkote untuk membantu kedua orangtuanya.

Ayah Rizal, Musakkir, sehari-harinya bekerja sebagai tukang bentor. Sedangkan sang ibu, yang membuat jalangkote untuk dijual oleh Rizal.

Dari hasil jualan tersebut, Rizal hanya mengambil Rp 2.000. Selebihnya diberikan kepada ibunya.

"Untungnya untuk beli popok adek," kata Rizal, yang merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.

Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Irman "None" Yasin Limpo, turut prihatin dengan apa yang dialami Rizal.

Iapun mengutuk keras tindakan bullying yang masih banyak terjadi di sekitar kita.

"Saya mengutuk sekeras-kerasnya tindakan bullying terhadap seorang penjual jalangkote ini. Kasihan sekali ini anak," ujarnya, saat memandu program KataNone, Minggu (17/5/2020) malam.

Halaman
12
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved