Breaking News:

Kabar Buruk Jokowi, Warga Dapat BLT Sisa Rp 150 Ribu, Rp 450 Ribu Diambil Kepala Dusun, Alasannya

warga Dusun Sumberejo yang menyebut bahwa oknum kepala dusun mendatangi rumahnya setelah dirinya menerima BLT sebesar Rp 600 ribu di Balai Desa.

Editor: Waode Nurmin
Samba/tribunsinjai.com
Bupati Sinjai Andi Seto Asapa menyerahkan bantuan BLT kepada warga Desa Passimarannu, Sinjai Timur, Jumat (8/5/2020) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Ditengah musibah wabah Virus Corona, ternyata masih saja ada yang berbuat jahat dengan memotong dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Presiden Jokowi.

Baiknya jika ada yang mengalami segera melapor ke polisi.

Sebab meski sudah ada kesepakatan penerima BLT untuk dipotong, tetap saja itu tidak bisa diterima karena ada yang merasa dirugikan

Bukan hanya memotong, ada juga yang meminta paksa dan dikembalikan sisa Rp 100 Ribu

Lagi, Istri Posting Semoga Rezim Tumbang, Suami Anggota TNI AD Ditahan KSAD Jenderal Andika Perkasa

 Makna Tulisan Indonesia Terserah Tenaga Medis Menurut Psikolog, Benarkah Mereka Menyerah Atau ?

 Isi Chat WhatsApp Siswi Minta Gurunya Tanggungjawab Karena Hamil Dibaca Istri, Alasan Tak Menolak

Seperti yang terjadi di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Kasus dugaan pemotongan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) di Desa Sumberejo, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deliserdang, berbuntut panjang.

Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satuan Reserse Kriminal Polresta Deliserdang langsung menindaklanjuti informasi pemotongan BLT terhadap masyarakat.

BLT sebesar Rp 600 ribu dipotong hingga 75 persen. Penerima BLT akhirnya cuma mendapatkan Rp 150 ribu.

Dari informasi yang didapatkan Polresta melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Desa, Kepala Dusun, dan Bendahara Desa.

Selain itu ada juga tiga orang warga yang ikut diperiksa karena sempat menerima bantuan tersebut hanya Rp 150 ribu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved