Tribun Selayar

Bupati Selayar Tutup Seluruh Akses Penyeberangan Laut Selama 6 Hari, Termasuk Angkutan Logistik

Penutupan penyeberangan laut tersebut, mulai berlaku pada tanggal 21-26 Mei 2020, atau selama enam hari lamanya.

firki/Tribunbulukumba.com
Pelabuhan Bira Bulukumba, di Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNSELAYAR.COM, BENTENG - Seluruh pelabuhan di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), bakal ditutup sementara.

Penutupan penyeberangan laut tersebut, mulai berlaku pada tanggal 21-26 Mei 2020, atau selama enam hari lamanya.

Perintah penutupan jalur lintas laut Pamata-Bira dan pelabuhan penyeberangan lainnya itu, disampaikan oleh Bupati Selayar M Basli Ali, melalui surat edaran yang bersifat penting.

Surat yang ditujukan kepada Manager ASDP Indonesia Cabang Selayar dan Kepala UPP Kelas III Benteng dan Jampea ini, dibuat pada Sabtu (16/5/2020) lalu.

Tak tanggung-tanggung seluruh jenis penyeberangan yang disandari Kapal PT ASDP Indonesia, Kapal Motor Penumpang (KMP), dan Kapal Layar Motor (KLM) yang mengangkut logistik dan barang, dilarang menyeberang.

"Ini dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Selayar," kata Basli Ali.

Komandan Pos Jaga Pelabuhan Bira, Andi Abidin, Senin (18/5/2020) juga membenarkan hal tersebut.

Sehari sebelumnya, Minggu (17/5/2020), Abidin memang menyebutkan, bahwa pihaknya telah menerima informasi bahwa penyeberangan akan dihentikan secara total untuk sementara.

Sebelumnya, penyeberangan penumpang memang sudah tidak dilayanai di Pelabuhan Bira, Bulukumba, sejak akhir Maret 2020 lalu.

Hanya saja, untuk kapal pengangkut barang dan logistik masih beroperasi.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved