Tribun Selayar

Pemkab Kepulauan Selayar Bolehkan Pelaksanaan Salat ID, Begini Syaratnya

Hal tersebut tertuang dalam surat edaran Bupati Kepulauan Selayar, M Basli Ali, 450/94/V/2020/Kesra, tertanggal 15 Mei 2020.

firki
Surat edaran Bupati Kepulauan Selayar, M Basli Ali, 450/94/V/2020/Kesra, tertanggal 15 Mei 2020, terkait pelaksanaan Salat ID 

TRIBUNSELAYAR.COM, BENTENG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Selayar, membolehkan warga untuk melaksanakan Salat Idulfitri atau Salat ID.

Hal tersebut tertuang dalam surat edaran Bupati Kepulauan Selayar, M Basli Ali, 450/94/V/2020/Kesra, tertanggal 15 Mei 2020.

Surat itu ditujukan kepada Kemenag Selayar, camat hingga desa, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Selayar, beberapa ormas Islam dan juga pengurus masjid.

Isi surat itu, tentang pelaksanaan Hari Raya Idulfitri 1441 Hijriah, di tengah pandemi Covid-19.

Dalam surat itu, Basli menegaskan, bahwa Salat ID tetap bisa dilaksanakan dengan syarat harus mengikuti protokol kesehatan.

Ada sebanyak 14 poin yang ditegaskan Basli dalam surat itu, beberapa diantaranya kegiatan takbir keliling ditiadakan dan diganti dengan takbir di Mesjid melalui pengeras suara serta di rumah masing-masing.

Kedua, jamaah idulfitri diwajibkan memakai masker ke lokasi salat.

Ketiga, jika memungknkan dilakukan pengukuran suhu tubuh sebelum masuk shalat (Jamaah yang merasa sakit maka shalat idul fitri di rumah saja).

"Diharapkan agar bisa membawa sajadah sendiri. Juga hindari berjabat tangan, berpelukan dan cium tangan baik sebelum maupun sesudah salat," tegas Basli dalam surat edaran itu.

Camat Pasilambena, Patta Bau, mengaku pihaknya bakal mengikuti intruksi dan arahan bupati.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved