VIDEO: Lihat Tersangka Pembunuh Anaknya, Ibu Korban Syok

Tersangka merupakan Rahman (Anak Pertama) dan Anto (Anak Keempat), yang merupakan anak kandung Anis sendiri.

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Anis, ibu dari korban pembunuhan Ros (16) di Desa Pattaneteang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, sangat terpukul ketika melihat kedua tersangka pembunuh yang juga anak kandungnya.

Tersangka merupakan Rahman (Anak Pertama) dan Anto (Anak Keempat), yang merupakan anak kandung Anis sendiri.

Kejadian tersebut setelah konferensi pers yang digelar Polres Bantaeng, di Aula Endra Dharmalaksana 99 Polres Bantaeng, Jl Sungai Bialo, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Rabu, (13/5/2020).

Setelah konferensi pers dilakukan, kedua tersangka yang dihadirkan dalam konferensi pers akan dibawa kembali ke dalam jeruji besi polres Bantaeng untuk kembali di amankan.

Namun saat perjalanan, Anis yang masih dalam keadaan sangat berduka melihat kedua tersangka, alhasil dia langsung teringat kembali kepada anaknya almarhuma Ros.

Tampak Anis dalam kondisi setengah sadar dan sangat terpukul karena teringat kondisi Ros yang dibunuh dengan cara yang mengenaskan.

"Dimana anakku," kata Anis yang diucapkan berulang-ulang.

Kemudian, Hastuti (Anak), Nurlinda (Anak), Rusni (Menantu/Istri Rahman) mencium dan mencoba menenangkan ibunya Anis.

Tetapi, mereka juga ikut sedih dan menangis melihat kondisi Ibunya Anis yang sangat kehilangan atas meninggalnya Ros.

Tampak juga menantu Anis yang merupakan suami dari Hastuti memeluk untuk menenangkan Anis dan mengatakan berjanji akan merawat mertuanya.

Sebelumnya, satu keluarga di Desa Pattaneteang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi-selatan, ditangkap personel Kepolisian Resor (Polres) Bantaeng, Sabtu (9/5/2020).

Mereka ditangkap lantaran diduga melakukan pembunuhan terhadap keluarganya sendiri.

Korban adalah seorang pelajar Inisial Ros (16), yang ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan.

Pasalnya, terdapat beberapa bekas tebasan senjata tajam di punggungnya dan luka yang menganga di lehernya akibat di gorok.

Alhasil, 1 keluarga yang diamankan yaitu, Darwis (Kepala keluarga), Anis (Istri), Hastuti (Anak), Nurlinda (Anak), Suci (Anak), Rahman (Anak Pertama), Anto (Anak Keempat) ,Ardi (Menantu/Suami Nurlinda), Rusni (Menantu/Istri Rahman).

Penulis: Achmad Nasution
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved