Anggaran Covid 19 Mamasa

Anggaran Penanganan Covid-19 di Mamasa Tidak Transparan, Begini Penjelasan Kepala BPKD

Ia menyebutkan bahwa alokasi anggaran penanganan covid-19 hasil refocusing tahap pertama sudah digunakan.

semuel/tribun
Kepala BPKD Kabupaten Mamasa, Herry Kurniawan 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Refocusing anggaran penanganan covid-19 di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat telah dinyatakan final.

Refocusing anggaran penanganan covid-19 melalui dua tahap realokasi, yakni tahap pertama sebesar Rp. 7 milliar dan tahap kedua sebesar Rp. 21 milliar.

Untuk anggaran tahap pertama dinyatakan telah habis digunakan untuk penanganan covid-19.

Hal tersebut diungkap Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Mamasa, Herry Kurniawan saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (14/5/2020) siang.

Ia menyebutkan bahwa alokasi anggaran penanganan covid-19 hasil refocusing tahap pertama sudah digunakan.

Namun tidak dijelaskan secara rinci alokasi anggaran yang dimaksud.

Untuk tahap kedua sebesar 21 milliar rupiah, Herry Kurniawan mengaku telah berkoordinasi dengan pihak Forum Koordinasi dan Pimpinan Daerah, terkait finalisasi refocusing.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Kejari dan Polres, kami juga sudah memaparkan hasil refocusing kepada pihak DPRD," ujar Herry Kurniawan.

Ia menjelaskan, dari hasil refocusing, anggaran yang dialokasikan tahap kedua sebesar Rp. 21 milliar terhadap tiga aspek, yaitu penanganan, penanggulangan dampak sosial dan jaring pengaman sosial bagi masyarakat.

Ditanya rincian nggaran masing-masing aspek yang dimaksudkan, Herry enggan berkomentar.

Halaman
123
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved