Tribun Lutra
Warga Lutra Mulai Terima BLT, Indah Minta Uangnya tak Digunakan Beli Pulsa dan Rokok
Launching perdana BLT DD dilakukan Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani di Desa Lantang Tallang, Kecamatan Masamba, Rabu (13/5/2020).
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Sudirman
TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Warga Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, mulai menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) sebesar Rp 600 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Launching perdana BLT DD dilakukan Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani di Desa Lantang Tallang, Kecamatan Masamba, Rabu (13/5/2020).
Usai melaunching, Indah kemudian menyerahkan BLT DD kepada 131 KPM di sana.
Dari Lantang Tallang, Indah bergeser ke Desa Baloli, lalu ke Desa Sepakat.
Di Baloli BLT DD diberikan kepada 89 KPM dan Sepakat 149 KPM.
Setelah itu, Indah bergeser ke Desa Tulung Sari, Kecamatan Sukamaju, menyerahkan BLT DD kepada 149 KPM.
"BLT DD ini dianggarkan dalam APBDesa maksimal 35 persen dari Dana Desa yang diterima desa, atau lebih dari 35 persen dengan persetujuan dari pemerintah kabupaten," ujar Indah.
Indah menjelaskan, kriteria penerima BLT DD adalah keluarga miskin atau tidak mampu yang berdomisili di desa bersangkutan.
Tidak termasuk penerima PKH, kartu sembako/BPNT, dan kartu pra kerja.
Kehilangan mata pencaharian, mempunyai anggota keluarga yang berpenyakit kronis/menahun, dan belum terdata (exclusion error).
"Jika ada diantara kita yang merasa dobel menerima bantuan, ataukah ada saudara kita berhak tapi belum terdata, segera laporkan," pinta Indah.
Kepada penerima, Indah berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan sehari-hari.
"Saya tegaskan bahwa bantuan ini tidak untuk beli pulsa atau rokok. Tapi dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari," katanya.
Ia juga berharap, sebisa mungkin bantuan harus dibelanjakan di desa atau jika tidak tersedia boleh di desa tetangga dalam satu kecamatan.
"Agar roda perekonomian tetap bergerak, sehingga masyarakat yang tidak menerima BLT juga dapat merasakan manfaatnya," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Luwu Utara, Misbah, mengatakan, penerima BLT DD sudah disepakati dalam Musyawarah Desa Khusus (Musdesus).
Pertama dilakukan pendataan oleh Relawan Desa Lawan Covid-19 yang mendapat surat tugas dari kepala desa.
Pendaataan terfokus mulai dari RT, dusun, dan desa, kemudian dokumen hasil dibahas dalam Musdesus untuk validasi dan finalisasi data penerima yang dituangkan dalam berita acara.
Ditandatangani oleh kepala desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Selanjutnya dibuatkan Peraturan Kepala Desa tentang penerima BLT DD dan dilaporkan ke camat untuk dibuatkan SK.
"Selanjutanya camat melapor ke bupati, ditembuskan ke Inspektorat dan Dinas PMD," ujar Misbah.
Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/indah-putri-indriani-menyerahkan-blt-dd-kepada-warga.jpg)