Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Sinjai

Dihantam Ombak Besar, 2 Nelayan Asal Sinjai Tenggelam di Laut Aru Maluku

Dua nelayan asal Dusun Gareccing, Desa Talle, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan dilaporkan tenggelam di Laut Aru

Tayang:
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Suryana Anas
TRIBUN TIMUR/SYAMSUL BAHRI
Rumah korban Kamil dan Nasril di Dusun Gareccing, Desa Talle, Kecamatan Sinjai Selatan, Sinjai, Rabu (13/5/2020). 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI SELATAN - Dua nelayan asal Dusun Gareccing, Desa Talle, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan dilaporkan tenggelam di Laut Aru, Provinsi Maluku.

Kedua nelayan tersebut bernama Kamil (25) dan Nasril (25). Masing-masing asal Dusun Gareccing.

Dua nelayan tersebut tenggelam di Laut Arafuru pada Jumat (8/5/2020) lalu. Dan baru dilaporkan ke keluarganya di Sinjai pada 9 Mei lalu.

"Mereka tenggelam saat memancing ikan di Laut Aru Jumat subuh lalu," kata orang tua Kamil bernama Atong, Rabu (13/5/2020).

Kamil dan Nasril merupakan sepupu. Mereka melaut jelang bulan puasa lalu.

Kurang lebih satu bulan berlayar dari Sinjai ke Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku, kabar kurang baik tiba kepada keluarganya di Desa Talle, Sinjai.

Menurut kabar yang diperoleh oleh orang tua Kamil, Atong, keduanya tenggelam setelah terjatuh dari kapal akibat ombak besar.

Kamil disebutkan sedang duduk di tepi badan kapal. Ia sedang memancing saat itu dan terlepas dari badan kapal.

Melihat Kamil jatuh, Nasril berusaha menolongnya dan melompati dalam air sambil membawakan pelampung.

Namun naas, pelampung yang dilemparkan ke arah Kamil terlepas. Dan Nasril ikut hanyut dan tenggelam.

"Karena cuaca memang ekstrem saat itu," kata Atong menirukan nahkoda kapal bernama Amiruddin.

Kini, anak dan ponakan Atong juga belum ada kabar karena belum ditemukan hingga sekarang.

Atong bersama istrinya Fahruni hanya mampu berharap pertolongan dari bantuan pemerintah di Sinjai bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dan Tim SAR di daerah tersebut agar dapat menyelamatkan anak dan kemanakannya. (*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved