Astaga! BST Rp 600 Ribu dari Pemerintahan Jokowi Salah Sasaran, Ada Pengusaha dan PNS Malah Terima
Astaga! BST Rp 600 ribu dari pemerintahan Jokowi salah sasaran, ada pengusaha dan PNS malah terima.
6. Jika penerima sudah terdaftar dan valid. maka bantuan akan diberikan melalui tunai dan non tunai. Non tunai diberikan melalui transfer ke rekening bank penerima.
Salah Sasaran
Penyaluran BST bermasalah, ada penerima tidak tepat sasaran.
Sebanyak 10 pengusaha di Kelurahan Niki Niki, Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, mengembalikan Bantuan Sosial Tunai ( BST ) sebesar Rp 600.000 yang mereka terima dari pemerintah pusat.
"Mereka berinisiatif sendiri untuk mengembalikan uang tersebut di kantor Lurah Niki-Niki," ujar Bupati TTS Epy Tahun, saat dihibungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (13/5/2020) malam.
Epy mengatakan, para penguasa menerima bantuan di Kantor Pos Indonesia, Jumat (8/5/2020) lalu.
Sebagian besar para pengusaha memiliki usaha di sektor angkutan penumpang dan barang.
Selain pengusaha angkutan, ada juga penerima yang berstatus pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS.
"Mereka memang tidak pantas terima, karena punya penghasilan dari berbagai usaha," ujar Epy.
Uang yang dikembalikan akan diberikan kepada warga yang memang pantas menerimanya.
"Tentunya kita akan evaluasi lagi sehingga bantuan itu bisa tepat sasaran," ujar Epy.
Sebelumnya, hal serupa juga dilakukan Simon Lunu Kase (67), warga Desa Nobi Nobi, Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten TTS, NTT.
Warga yang tinggal di pedalaman wilayah Pulau Timor ini berinisiatif mengembalikan dana bantuan sosial sebesar Rp 600.000 dari pemerintah pusat.
Simon merasa tak layak menerima uang itu.(*)