Adu Gulgulan Persib, Ferdinand Ungguli Ezechiel Berkat Gol Akrobatik ke Gawang Barito 2014 Silam
Pada jajak pendapat yang dilakukan di akun resmi sosial media Maung Bandung – julukan Persib, gol Ferdinand banyak dipilih bobotoh
Adu Gulgulan Persib, Ferdinand Ungguli Ezechiel Berkat Gol Akrobatik ke Gawang Barito 2014 Silam
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Mantan striker Persib Bandung yang kini memperkuat PSM Makassar, Ferdinand Sinaga sukses mengungguli eks penyerang Persib Ezechiel N'Douassel dalam kompetisi #Gulgulan edisi kelima, Selasa (12/5/20220).
Dikutip dari laman resmi persib.co.id, pada jajak pendapat yang dilakukan di akun resmi sosial media Maung Bandung – julukan Persib, gol Ferdinand paling banyak dipilih bobotoh dengan raihan suara hingga 63 persen.
Voters berasal dari gabungan antara pemilih di akun Twitter dan Instagram resmi milik Persib.
Gulgulan merupakan ajang pemilihan gol terbaik para pemain yang membela Persib rentang tahun 2009 hingga 2019.
Aksi Ferdinand yang mendapat perhatian bobotoh tersebut adalah ketika sang pemain mencetak gol ke gawang Barito Putera pada lanjutan kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, 10 Juni 2014 silam.
Gol tersebut tercipta dari penguasaan bola yang menawan Ferdinand di dalam kotak penalti Laskar Antasari.
Ferdinand mengakhirinya dengan cantik melalui sepakan akrobatik.
Persib akhirnya sukses memenangi laga dengan skor akhir, 3-1.
Sementara, gol King Eze tercipta kala pemain asal Chad itu membobol gawang Persija Jakarta dalam lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, 23 September 2018 lalu.
N'Douassel mencetak gol tersebut di menit 29 setelah memanfaatkan umpan manis Febri Hariyadi. Laga itu sendiri berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan skuat Pangeran Biru. (*)
Tantangan Jika Kompetisi Bergulir kembali
Berakhirnya pandemi virus corona dan kembali normalnya situasi menjadi harapan semua pihak, termasuk pelatih Persib Robert Rene Alberts.
Namun, saat kompetisi bergulir, akan ada pekerjaan rumah bagi Pangeran Biru.
Pelatih asal Belanda ini mengatakan, timnya mengawal kompetisi Liga 1 2020 ini dengan baik. Namun kondisi itu belum tentu sama setelah wabah merebak. Sebab, sepakbola menjadi salah satu yang terdampak dari virus ini.
"Kami mempunyai pramusim yang bagus, dan awal musim bagus. Namun semuanya harus berhenti. Dan yang menjadi pertanyaan, ketika memulai kembali dan akan berusaha mencari lagi momentum tersebut, kita tidak tahu apakah tercapai atau tidak," kata Robert, Selasa (12/5/2020) dikutip dari laman resmi Persib.
Menurut pelatih asal Belanda tersebut, semuanya akan terjawab dari hasil pertandingan. Ia pun melihat kondisi pascacorona menarik untuk diamati. Sebab, jika tetap sama, ada banyak hal yang perlu dicermati, seperti kembalinya penampilan Wander Luiz walau sempat terpapar virus corona.
"Dan jika kami masih ada di level yang sama, jangan lupakan, pemain seperti Luiz sempat terpapar virus, bagaimana dia merasakan itu dan bagaimana dia kembali ke bentuk permainannya. Jadi menarik untuk dinanti, bagaimana dampak dari pandemi ini ketika kami memulai lagi (kompetisi)," ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ferdinand-sinaga-cetak-hattrick-ke-gawang-lalenok-united.jpg)