Update Corona Maros

VIDEO: Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Resmi Dibuka, Calon Penumpang Wajib Rapid Test

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel), kembali melayani penerbangan komersial.

TRIBUNMAROS.COM, MANDAI - Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel), kembali melayani penerbangan komersial.

Setiap penumpang akan diperiksa ketat dan harus menunjukkan hasil rapid test virus Corona (Covid-19).

Dibukanya pelayanan penerbangan komersial di Bandara Sultan Hasanuddin ini menyusul kebijakan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang kembali membuka akses moda transportasi laut, darat, dan udara.

Hari ini pengelola Bandara Sultan Hasanuddin sudah menyiapkan posko terpadu untuk memeriksa secara ketat para penumpang yang akan terbang.

"Terkait penanganan penumpang yang berkebutuhan khusus ini, kita berdasar terhadap Permen nomor 25 tahun 2020, terkait pembatasan penerbangan. Maupun surat edaran Dirjen perhubungan udara," ujar GM Angkasa Pura I SHIAM, Wahyudi, Sabtu (9/5/2020).

Oleh karena itu pihaknya telah menyediakan posko pemeriksaan dan nantinya berinisiatif untuk menyediakan alat rapid test.

"Angkasa Pura bersama KKP, dan Gugus Tugas, rencananya berinisiatif menyediakan alat rapid test besok, sehingga bagi pengguna jasa yang belum melakukan rapid dapat melakukannya disini," jelasnya.

Hari ini ada 25 penerbangan, baik yang terdiri dari kargo, penumpang carter dan pekerja perjalanan kedinasan.

"Untuk hari ini baru dua flight  yaitu Citilink dan Garuda. Citilink dari Jogja, Garuda dari Jakarta," ungkapnya.

Sementara itu Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Makassar, Darmawali Handoko mengatakan setiap calon penumpang wajib memiliki hasil rapid test negatif, paling lama 7 hari sebelum keberangkatan, serta surat keterangan dari instansi tempatnya bekerja.

"Jadi minimal mereka harus sehat, atau mereka harus punya pemeriksaan rapid test dengan hasil negatif, paling lama tujuh hari  sebelum keberangkatan. Jadi jika lewat tujuh hari kita sarankan untuk periksa ulang lagi," ujarnya

"intinya, dari KKP akan melakukan validasi hasil-hasil dari pemeriksaan kesehatan yang ada dari pelayanan kesehatan atau rumah sakit yang ada di Sulawesi Selatan," lanjutnya

Ia pun berharap penerbangan yang sudah mulai dibuka ini oleh pemerintah perlahan-lahan bisa berjalan dengan aman dan tidak mengganggu PSBB yang sudah dilakukan oleh beberapa wilayah di Sulsel.(*)

Laporan Wartawan Tribunmaros.com, AM Ikhsan WR

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur: 

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved