Update Corona Bantaeng

Gara-gara Kabar Hoax Covid-19, Warga Desa Bonto Majannang Bantaeng Dikucilkan

Desa Bonto Majannang merupakan salah satu Desa di Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng.

Achmad Nasution/tribun-timur.com
Syam, Warga Desa Bonto Majannang, Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Warga yang berada di Desa Bonto Majannang  dikucilkan sehingga berdampak pada aktivitas mereka.

Desa Bonto Majannang merupakan salah satu Desa di Kecamatan Sinoa, Kabupaten Bantaeng.

Pasalnya, tersebar informasi bahwa desa tersebut pernah di kunjungi dan terdapat warga setempat yang pernah melakukan kontak dengan pasien yang dinyatakan positif Covid-19 pada 5 Mei 2020.

Warga Desa Bonto Majannang, Syam mengatakan, informasi itu tidak benar alias hoax, pasien positif Corona pertama di Bantaeng tidak pernah mengunjungi Desa Bonto Majannang.

"Informasi itu tidak benar, mereka menganggap pasien positif ini pernah dari bonto majannang hadiri buka puasa bersama, sholat taraweh," kata Syam, saat menghubungi TribunBantaeng.com, via WhatsApp, Minggu, (10/5/2020).

Padahal sejak pasien positif Corona tersebut pulang dari Jawa Timur 18 April 2020, tidak pernah menginjakkan kakinya di Desa Bonto Majannang, tegasnya.

Akibat dari informasi hoax itu, warga Desa Bonto Majannang merasa dikucilkan oleh masyarakat dibeberapa daerah, seperti yang terjadi di pasar baru, Bonto Sungguh, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng.

"Warga Bonto Majannang merasa dikucilkan disebagian daerah seperti di pasar baru Bantaeng," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa, apabila warga yang berdagang di Pasar Baru Bantaeng di ketahui berasal dari Desa Bonto Majannang mereka akan dijauhi.

Sehingga, jualan mereka tidak selaris seperti biasanya. Bahkan, beberapa warga Bonto Majannang yang ingin membeli pakaian di pasar baru disuruh pulang.

Halaman
12
Penulis: Achmad Nasution
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved