Breaking News:

Tribun Sinjai

Cari Sinyal Demi Tugas Kuliah Online, Mahasiswa Unhas Asal Sinjai Tewas Jatuh dari Menara Masjid

Seorang mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar bernama Rudi Salam dikabarkan tewas setelah terjatuh dari menara masjid di Sinjai

Dok Pribadi Keluarga
Almarhum Rudi Salam semasa hidup. Mahasiswa Unhas asal sinjai ini tewas setelah jatuh dari menara masjid saat cari sinyal internet demi tugas kuliah online. 

Di STIE YPUP, Anita menjalani perkuliahan di pertengahan semester 4, Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi.

Anita mahasiswa di Kecamatan Nosu bersama rekannya mengikuti kuliah online.
Anita mahasiswa di Kecamatan Nosu bersama rekannya mengikuti kuliah online. (Semuel/Tribunmamasa.com)

Sejak kurang lebih dua bulan lalu, Anita terpaksa naik dan turun gunung demi mengikuti perkuliahan dari kampusnya secara online.

Sejak Covid-19 mulai merebak dan seakan menjadi momok bagi masyarakat, kampusnya memutuskan untuk kuliah secara online, Anita pun memilih pulang kampung.

Namun minimnya fasilitas internet di tempat tinggalnya, memaksa Anita harus menempuh perjalanan 20 kilo meter setiap pagi (pergi dan pulang), untuk mengikuti kuliah online di atas gunung.

Anita menuturkan, jarak dari Desa Batu Papan Kecamatan Nosu tempat ia tinggal ke Pasapa' Pana', gunung tempat mencari jaringan internet sekitar 10 km.

Menurut Anita, hampir setiap hari di waktu pagi, belasan hingga puluhan mahasiswa dari berbagai desa di Nosu menjalani perkuliahan online di perbatasan Kecamatan Pana'na dan Nosu itu.

Agar terlindung dari terik mata hari dan derasnya hujan, mereka mendirikan pondok sementara, terbuat dari dari tangkai kayu dan diatapi dengan daun pepohonan.

"Kita bikin pondok, ada juga yang berteduh di bawah pohon rindang. Kalau hujan kita dirikan tenda," ujar Anita kepada Tribunmamasa.com, via WhatsApp Selasa (5/4/2020) pagi tadi.

Menjadi kendala bagi puluhan mahasiswa ini karena koneksi jaringan yang lambat, sehingga kadang tidak bisa terhubung dengan aplikasi kuliah online.

"Jaringannya ini dari Bittuang, Kabupaten Tana Toraja jadi susah tersambung ke Zoom," katanya.

Anak dari bapak Simon dan Ibu Sae ini mengaku terpaksa melakukan itu di tengah keterbatasan jaringan untuk megggapai cita-cita menjadi seorang sarjana.

"Kalau tidak seperti ini mau bagaimana lagi, dari pada nilainya error mending ikut naik turun gunung," katanya.

Ia berharap agar kelak pemerintah Kabupaten Mamasa bisa menyediakan jaringan internet di tempat tinggalnya di Kecamatan Nosu.(*)

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved