Tribun Mamuju
144 Napi Asimilasi di Sulbar Diawasi via Group WhatsApp
Hal ini bertujuan untuk mempermudah melakukan pengawasan terhadap tahanan yang mendapatkan asimilasi.
Penulis: Nurhadi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Badan Pemasyarakatan (Bapas) Polewali, membentuk group WhatsApp untuk para tahanan yang mendapatkan asimilasi.
Hal ini bertujuan untuk mempermudah melakukan pengawasan terhadap tahanan yang mendapatkan asimilasi.
"Mereka dimasukkan dalam grup whatsApp (WA) yang beranggotakan Kadivpas, Kalapas, Pembimbing Kemasyarakatan (PK) atau asisten PK, petugas kepolisian dan kejaksaaan, sudah ada 107 peserta,"kata Kepala Bapas Polewali, Heri Kusbandono, via whatsapp, Jumat (8/5/2020).
Heri mengatakan, hal ini dilakukan agar para narapidana menyadari bahwa pemerintah begitu besar harapannya, untuk mereka memperbaiki diri.
Sera mereka diharapan tidak melanggar hukum dan menjadi warganegara yang berguna.
"Dari 173 napi asimilasi, 23 statusnya menjadi integrasi atau pembebasan bersyarat dan cuti menjelang bebas. Sedangkan enam orang sudah bebas, karena selesai menjalani pidana,"ujar Heri.
Napi yang menjalani asimilasi saat ini sisa 144 orang, setiap PK/APK mengawasi 10-11 orang.
Caranya dengan di wa, video call, sms dan telepon, tapi ada dua orang yang tidak punya telpon, jadi mereka dikunjungi langsung oleh PK/APK.
Kadiv Pemasyarakatan, Kemenkum HAM Sulbar, Elly Yuzar mengatakan, para napi yang asimilasi/integrasi tersebut juga mendapatkan perhatian dalam hal kebutuhan sehari-hari bersama keluarga.
"Mereka sudah mendapat bantuan sembako dari paguyuban ibu-ibu pemasyarakatan (PIPAS) Sulbar, BRI dan Dinas Sosial,"ucapnya.
Kakanwil Kemenkum HAM Sulbar, Harun Sulianto, mengatakan, untuk memudahkan koordinasi pengawasan napi asimilasi, dan penyelesaian masalah terkait peradilan pidana selama era covid 19 ini juga telah dibentuk grup whatsspp (WA) tingkat provinsi.
"Juga beranggotakan Kadivpas, Dir Reskrim Polda dan Dir Bimas Polda, Kapolresta/Kapolres/Kasat Reskrim, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, Kalapas/Karutan /Kabapas dan saya sendiri,"tuturnya.(tribun-timur.com).
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pk-bapas-polewali-video-call-dengan-napi-asimilasi-sebagai-langkah-pengawasan.jpg)